AYOJAKARTA.COM -- Inilah profil hacker Desorden yang muncul setelah Bjorka mengacak-acak dan membuat pemerintah Indonesia kewalahan.
Akhir-akhir ini, publik dihebohkan dengan kehadiran hacker Desorden yang mengklaim telah meretas data milik anak perusahaan Pertamina.
Melalui situs Breach Forum, Desorden mengklaim telah membobol data PT Pertamina Hulu Energi, Elnusa, dengan jumlah ukuran data yang sangat besar, yaitu sebanyak 1,6 GB.
Baca Juga: Identitas Bjorka Terungkap? Ini Pengakuan dari Muhammad Agung Hidayatullah!
"We take responsibilities for the hack and data breach of PT Sigma Cipta Utama, the sole subsidiary in charge of Data Management in Elnusa Group, subsidiary of Pertamina Indonesia, a state-owned company of Indonesia government," dalam sebuah utas milik Desorden di breached.to.
"This data breach involved 1.6 GB of databases and source coding, little because we are too lazy to transfer the rest of hundreds of GBs out of its network," tambahnya.
Atas postingan tersebut, kemudian banyak orang yang mulai mempertanyakan siapa sosok Desorden yang diduga bekerja sama dengan Bjorka.
Dikutip AyoJakarta.com dari cyberint.com pada hari Senin (19/09/2022), diketahui bahwa Desorden adalah sebuah kelompok yang namanya diambil dari bahasa Spanyol dengan arti "Kekacauan".
Kelompok ini diketahui pada awalnya bernama "chaoscc" dan mengganti namanya menjadi Desorden pada Desember 2021 ketika bertindak melawan beberapa organisasi di Asia.
Desorden memiliki target perusahaan berpenghasilan tinggi untuk mengumpulkan informasi dengan mengekstraksi data organisasi yang sensitif, lalu meminta tebusan untuk hal tersebut.
Sebelum namanya terdengar menyenggol Indonesia, Desorden beberapa kali melakukan penyerangan terhadap beberapa perusahaan yang berbasis di Thailand.
Baca Juga: Apa Itu Rebo Wekasan dan Kapan? Ini Penjelasan dari Mbah Moen Lengkap dengan 5 Amalan Tangkal Bala
Desorden melakukan penyerangan pertama pada sepertiga terakhir tahun 2021, sedangkan gelombang kedua mereka lakukan pada Juni-Juli 2022.
Kelompok hacker ini juga melakukan aktivitas di forum Darknet cyber criminal teratas, dan memperoleh lalu lintas dan pengakuan atas apa yang telah mereka lakukan.
Beberapa perusahaan yang telah menjadi korban dari Desorden antara lain adalah Acer Taiwan, Acer India, SkyNet.com.my Malaysia Logistics, ProTempts, ABX Express Enterprise, dan beberapa perusahaan besar lainnya.
Tak hanya itu saja, Desorden juga telah merambah ke Indonesia dengan menyerang anak perusahaan Pertamina yang baru diketahui akhir-akhir ini.
Disebutkan bahwa grup Desorden memiliki reputasi yang sangat baik di komunitas cyber crime karena pencapaian yang mereka dapatkan.
Operasi mereka yang selalu sukses dan data unik yang Desorden dapatkan untuk dibagikan dan dijual membuat grup ini memiliki popularitas yang tinggi.
Desorden bisa dibilang memiliki kemiripan dengan grup lain yang berfokus dan berorientasi secara finansial.
Mereka tidak pernah absen dari forum-forum kriminal utama di dunia maya, khususnya ketika Desorden berhasil menyelesaikan misi kejahatan.
Dalam 3 bulan terakhir, diperkirakan bahwa kelompok kriminal ini telah melakukan 100 postingan, setelah lama tidak muncul di dunia cybercrime.
Desorden memulai kegiatan dan menunjukkan keberadaan mereka melalui berbagai forum besar, salah satunya adalah Raid Forums pada September 2021.
Baca Juga: Thanks WhatsApp! Kini Bisa Terlihat Offline di WA Tanpa Ketahuan Online
Setiap kejahatan yang mereka lakukan akan ditandai dengan tanda tangan mereka "THIS IS DESORDEN GROUP".
Sama halnya seperti postingan yang ada dalam forum Breached.to, di bagian atas juga terlihat kalimat yang sama sebagai ciri khas Desorden.
Itulah profil Desorden, hacker baru yang diduga membantu Bjorka dalam meretas data pemerintah Indonesia.***