Nasional

Biar Ngaku, Putri Candrawathi Harus Dihiptonis? Mantan Kabareskrim: Minta Tolong Uya Kuya Beres

Oleh: Redaksi Kamis 08 Sep 2022, 10:50 WIB
Mantan Kabareskrim Ito Sumardi menyarankan untuk Putri Candrawathi dihipnotis Uya Kuya.

AYOJAKARTA.COM -- Karena dinilai berbelit-belit keterangan dari Putri Candrawathi, mantan Kabareskrim Ito Sumardi menyarankan untuk Putri dihipnotis Uya Kuya.

Ito Sumardi mengatakan, tersangkaPutri Candrawathi harus diperiksa menggunakan metode hypnotherapy.

Bukan tanpa alasan, Ito Sumardi menyebut keterangan tersangka Putri Candrawathi dinilai selalu berubah-ubah.

Baca Juga: Kapolda Jatim Nico Afinta Jadi Terduga Pembuat Ide Isu Pelecehan Putri Candrawathi, Lalu Dieksekusi Sosok Ini

Sehingga, menurutnya, metode hypnotherapy bisa menjadi satu opsi untuk menyelesaikan kasus Fedy Samabo ini, kendati pun tidak dibolehkan dalam pro justitia.

"Orang kalau di bawah hypnotherapy, dia akan menceritakan apa yang dilakukan. Meskipun secara pro justitia tidak diboleh. Tapi kan bisa jadi petunjuk, kenapa gak dilakukan?," kata Ito Sumardi, dalam artikel Pikiran-Rakyat.com berjudul "Putri Candrawathi Harus Dihipnotis, Mantan Kabareskrim Mau Minta Tolong Uya Kuya?".

Selain itu Ito juga mengaku sudah menyarankan kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk menggunakan metode hypnotherapy dengan membawa Uya Kuya.

Baca Juga: Wajib Tahu! Kata Mbah Moen, Orang Berumur 40 Tahun Lebih, Gak Usah Ibadah Macam-macam, Fokus Wirid Ini Saja

"Saya jujur ya, punteun. Saya ngomong sama pak Kapolri, 'Pak kalau kita minta tolong Pak Uya Kuya ini beres'," katanya.

Ito mengatakan bahwa Putri Candrawathi pasti mau ngobrol dengan Uya Kuya, dan kebenaran akan terkuak.

"PC diajak ngomong sama akang (Uya Kuya) mungkin akan cerita apa adanya. Paling tidak akan menjadi sebuah petunjung, kalau menurut saya," kata Ito.

Baca Juga: Profil Kombes Agus Nur Patria Tahun Akpol hingga Agama, Kini Dipecat Tak Hormat dari Polri

"Nah sekarang pertanyaannya satu, Kang Uya Kuya mau nggak?" tanya Ito kepada Uya Kuya sambil tertawa, dikutip dari kanal YouTube Uya Kuya.*** (Mitha Paradilla Rayadi/Pikiran-Rakyat.com)

Reporter Redaksi
Editor Tedi Rukmana