Nasional

Farel Prayoga Tak Jadi Nyanyikan 'Joko Tingkir' di HUT RI Istana Negara, Benarkah Karena Hal Ini...

Oleh: Rima Nurhalimah Kamis 18 Agu 2022, 14:20 WIB
Farel Prayoga dan Yeni Inka saat menyanyikan "Joko Tingkir Ngombe Dawet".

AYOJAKARTA.COM – Farel Prayoga penyanyi cilik yang dihubungi Istana Negara sehari sebelum HUT RI ke-77 seketika banyak diperbincangkan.

Bagaimana tidak Farel menjadi penutup yang membuat banyak orang terhibur dengan nyanyian merdu dan asiknya di depan Presiden Joko Widodo.

Bahkan lagu yang dinyanyikan merupakan lagu dalam Bahasa Jawa "Ojo Dibandingke" ciptaan Abah Lala dengan adanya sedikit pergantian lirik menggunakan nama Presiden RI Joko Widodo.

Baca Juga: Farel Prayoga Anak dari Biduan Dangdut? Ini Profil dan Biodatanya

Dilansir dari suarajogja.id, anak lelaki berusia 12 Tahun asal Banyuwangi tersebut sebenarnya memang sudah sempat viral beberapa waktu lalu.

Dirinya menjadi viral karena sorotan publik saat menyanyikan lagu "Ojo Dibandingke" saat berkolaborasi dengan penyanyi wanita, Filla Talia.

Selain itu sebenarnya Presiden RI sempat meminta lagu "Joko Tingkir" saat Farel dibisikkan Indra Bekti untuk menyanyikan lagu satu kali lagi.

Baca Juga: Biodata-Profil Kamaruddin Simanjuntak Agama hingga Pendidikan, Sang Pengacara Brigadir J

Namun, entah bagaimana lagu tersebut gagal dinyanyikan dan Farel hanya kembali menyanyikan lagu yang sama "Ojo Dibandingke".

Walau demikian lagu tersebut masih sukses dinyanyikan bersama beberapa tokoh pejabat yang ikut turun dan menari Bersama yang lainnya.

Dikutip dari laman NU Online, ternyata lagu "Joko Tingkir" sendiri saat ini sedang mengalami kontroversi dan menuai kecaman dari berbagai pihak.

Walaupun ada yang berpendapat bahwa mungkin saja pemain music belum siap atau terkendala di kendala teknis.

Baca Juga: Singgung Soal Keadilan, Anak Jusuf Hamka Beli Cokelat yang Dicuri Mariana dan Dibagikan ke Karyawan Alfamart

Nyatanya salah satu cuitan warganet di Twitter ini menarik perhatian, karena memberikan cuitan yang cukup logis.

“Lagi kena kasus kak lagunya, karena 'Joko Tingkir' itu ulama jadi beberapa ulama protes ga boleh dibikin guyonan gitu,” tulis @hime_***.

Sontak saja hal ini membuat beberapa menyetujui dan memberikan pendapat seputar kontroversi yang sedang terjadi pada lagu tersebut.

Ternyata lagu tersebut memang sedang banyak menuai protes terutama dari beberapa tokoh ulama seperti Gus Muwafiq, Asosiasi Kiai Lamongan, akademisi UINSA Surabaya, KH Anwar Zahid, dan terakhir Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur.

Tokoh-tokoh tersebut berpendapat bahwa pembuat lagu hanya sembarangan membuat lagu menggunakan Joko Tingkir tanpa tahu sejarahnya.

Baca Juga: Vita Alvia Biodata dan Profil, Ternyata Alumni D Academy 2

Padahal sudah jelas bahwa Joko Tingkir bukan orang sembarangan, karena beliau merupakan ulama besar yang menurunkan ulama-ulama di Jawa.

Bahkan Gus Muwaffiq mengaku kesal akan penggalan lirik “Joko Tingkir ngombe dawet, Jo dipikir marai mumet”.

Karena, lagu tersebut dianggap kurang pantas dan kurang mencerminkan kebudayaan yang seharusnya.

Meskipun demikian, sebenarnya belum ada penjelasan resmi dari bagian Istana Negara seputar lagu "Joko Tingkir" yang tak jadi dinyanyikan tersebut.

Baca Juga: The Power of Netizen! Toko Boy Cellular Milik Pencuri Cokelat di Alfamart Langsung Dapat Bintang 1

Namun, tetap saja Farel Prayoga dan HUT Kemerdekaan RI ke-77 kemarin sudah sukses dan lancar sehingga banyak diperbincangkan kedepannya semoga Indonesia semakin maju dan jaya.[*]

Reporter Rima Nurhalimah
Editor Tedi Rukmana