AYOJAKARTA.COM- Observatorium Bosscha viral di media sosial usai muncul di salah satu adegan dalam film Pengabdi Setan 2 Communion.
Dalam film Pengabdi Setan 2, Bosscha diceritakan sebagai tempat seorang jurnalis bernama Budiman menemukan sejumlah mayat korban penembakan misterius.
Tak hanya saat ini, dulu Observatorium Bosscha juga menjadi lokasi film Petualangan Sherina, yang sukses tayang pada tahun 2000.
Di film Petualangan Sherina, Bosscha menjadi tempat persembunyian dua bocah Sherina dan Sadam yang dikejar para penculik. Kedua bocah yang awalnya bermusuhan ini akhirnya bisa akur dan menjadi sahabat.
Lalu bagaimana sejarah dan perkembangan Observatorium Bosscha yang terletak di Jalan. Peneropongan Bintang No.45, Lembang, Kec. Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat ini?.
Baca Juga: The Scrip Akan Konser di Bandung, Catat Tanggal dan Harga Tiketnya di Sini!
Berikut 5 Fakta tentang Observatorium Bosscha, mengutip Suara.com. Selasa (9/8/2022):
1. Asal Usul Nama Bosscha
Nama Bosscha diambil dari nama tuan tanah kebun teh Malabar di Jawa Barat yakni Karel Albert Rudolf Bosscha. Ia bersedia memberikan dana untuk pembangunan gedung observatorium tersebut.
Sebagai bentuk penghargaan atas jasa Karel pada pembangunan gedung observatorium itu, maka nama akhirnya pun disematkan sebagai nama gedung yakni Bosscha.
2. Pembangunan selama 5 tahun
Pembangunan Observatorium Boscha memakan waktu sekitar 5 tahun yakni 1923-1928. Setelah terbangun, Bosscha menerbitkan publikasi internasional pertama pada 1933.
3. Menjadi Bagian dari ITB
Usai perang dunia berakhir, pihak Perhimpunan Astronomi Hindia-Belanda menyerahkan Bosscha kepada Pemerintah Republik Indonesia. Penyerahan itu terjadi pada 17 Oktober 1951 atau 6 tahun setelah Indonesia merdeka.
Kemudian seiring dengan berjalannnya waktu, Institut Teknologi Bandung (ITB) berdiri pada 1959. Alhasil Bosscha menjadi bagian dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB saat ini yang fungsinya sebagai lembaga penelitian dan pendidikan astronomi di negeri ini.
4. Objek Vital Nasional Sejak Tahun 2008
Observatorium Bosscha resmi jadi objek vital nasional pada 2008, dan masuk dalam benda cagar budaya yang ditetapkan pemerintah.
5. Lokasi Bosscha
Tempat bersejarah ini adalah sebuah observatorium astronomi modern pertama di Asia Tenggara.
Setiap tahun Bosscha jadi salah satu rujukan untuk penetapan hari-hari besar agama Islam seperti Hari Raya Idulfitri, Hari Raya Idul Adha dan lainnya. Hal ini terkait ini pengamatan bulan sabit yang dilakuan di sana.
Demikian 5 fakta terkait Observatorium Bosscha yang viral bberapa hari ini, seiring pemutaran film Pengabdi Setan 2 Communion. ***