AYOJAKARTA.COM - Indonesia kembali berduka setelah kehilangan salah satu putra terbaiknya yaitu Menteri PAN RB, Tjahjo Kumolo.
Tjahjo Kumolo meninggal dunia pada Jumat 1 Juli 2022 di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta.
Tjahjo meninggal setelah berjuang melawan sakit infeksi paru-paru yang dideritanya.
Jenazah Menteri PAN RB ini kemudian dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata pada Jumat (1/7/2022) sore dengan upacara militer.
Dikutip AyoJakarta.com dari AyoIndonesia.com dengan judul Tjahjo Kumolo Dijuluki The Man After Midnight Karena Rutin Tirakat Di Masjid Bersejarah, Tjahjo Kumolo ternyata dijuluki The Man After Midnight.
Baca Juga: Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia, Begini Doa Mahfud MD dan Kesaksiannya tentang Mendiang
Lantas alasan apa yang menyebabkan mendiang mendapat julukan tersebut?
Tjahjo mengawali aktivitasnya di KNPI, puncaknya menjadi Ketua Umum KNPI dan menjadi anggota DPR sejak 1987 sampai 2014, sebelum menjadi menteri di dua periode kabinet Presiden Jokowi.
Nah salah seorang karib Tjahjo Kumolo, Anton Prastowo punya kesan bersahabat dengan Tjahjo.
Kebiasan tirakat menyendiri sholat di mesjid bersejarah
Salah satu yang tercatat dan membekas di memori Anton adalah kebiasaan Tjahjo Kumolo tirakat sepanjang malam lho
Biasanya nih, saat Tjahjo Kumolo menjalankan laku tirakat ini, memilih tempat ibadah yang bersejarah.
"Yang saya catat tentang beliau dan saya sering menemani adalah kebiasaan untuk menyendiri (bahasa Jawa “tirakat”), sebagai umat Islam, Tjahjo Kumolo selalu mencari mesjid besar maupun mesjid kecil yang bersejarah diberbagai kota," tulis Anton dalam tulisan Tjahjo Kumolo Yang Saya Kenal dikutip dari laman Tjahjokumolo.id, Jumat 1 Juli 2022.
Baca Juga: Jejak Karier Tjahjo Kumolo, dari Anggota Dewan hingga Jadi Menteri Jokowi
Nah saat tirakat di mesjid bersejarah ini, Tjahjo Kumolo, kata Anton, bukan cuma datang doang.
Ternyata nih politikus PDIP itu mengisi ritual tirakat menyendiri itu dengan ibadah sholat lho.
"Selalu menyempatkan untuk tidur semalam minimal sholat dan juga berziarah ke tempat walisongo dan tokoh-tokoh bangsa pada masa dahulu sambil mendoakan dan tirakat," tulis Anton.
Lantaran tirakat Tjahjo Kumolo ini ia lakukan pada malam hari sampai pagi hari, maja Tjahjo Kumolo dijuluki tuh di kalangan koleganya sebagai he man after midnight.
"Karena seringnya tidur larut malam namun di pagi hari sudah beraktifitas lagi," tulis Anton.
Nah begitulah kesan Anton pada sosok Tjahjo Kumolo. Turut berduka cita atas meninggalnya Tjahjo Kumolo.***Asep Dadan Muhanda (AyoIndonesia.com)