JAKARTA, AYOJAKARTA.COM-- Perang Rusia dan Ukraina sudah berlangsung lebih dari 10 hari dan belum ada tanda-tanda bakal berakhir.
Indonesia pun kena imbasnya, seperti keselamatan dari warga negara Indonesia (WNI) yang ada di negara itu dan memaksa mereka untuk dievakuasi ke Tanah Air.
Terkini, sebanyak 30 WNI yang semuanya merupakan pekerja migran Indonesia (PMI) berhasil dievakuasi ke Indonesia dari Ukraina oleh Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).
Mereka berhasil dievakuasi dari Ukraina dan telah tiba di Tanah Air bersama dengan rombongan warga negara Indonesia lainnya.
Baca Juga: Dua Pekerja Migran Asal Cianjur Terpapar Corona B117 dari Inggris
Kepala BP2MI Benny Rhamdani dalam konferensi pers virtual, diikuti dari Jakarta menjelaskan bahwa para pekerja migran itu telah tiba di Indonesia bersama rombongan WNI lainnya pada 3 Maret 2022 pada pukul 17.10 WIB.
Melansir SuaraJakarta.id-jaringan Ayojakarta.com, Senin (7/3), Benny menjelaskan bahwa tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berhasil dievakuasi dari Ukraina tersebut terdiri dari 29 perempuan dan satu orang laki-laki.
Kebanyakan dari PMI yang dievakuasi bekerja sebagai spa terapis dan berasal dari Bali. Ia mengatakan bahwa masih terdapat 14 WNI yang berada di Bukares, Rumania karena mayoritas dari mereka terpapar Covid-19.
Dari tes yang dilakukan 12 orang positif Covid-19 dan dua orang memilih tinggal di Bukares untuk menemani anak mereka yang juga terkonfirmasi positif.
Baca Juga: Sebanyak 125 Ribu Pekerja Migran Indonesia Dipulangkan Sejak Januari Hingga Mei
"Enam orang di antaranya adalah pekerja migran Indonesia yang diketahui dan dinyatakan positif Covid-19," jelasnya.
Lebih lanjut Benny juga memastikan perwakilan Indonesia di Bukares akan terus memantau keadaan 14 orang tersebut dan jika telah memungkinkan akan dievakuasi menggunakan pesawat kembali ke Indonesia.
Untuk PMI yang telah tiba telah dinyatakan tidak terinfeksi Covid-19 setelah menjalani tes di Indonesia dan saat ini menjalani karantina di Wisma Pasar Rumput, Jakarta.