AYOJAKARTA.COM - Kasus Covid-19 yang semakin terkendali beberapa waktu terakhir jangan sampai membuat lengah.
Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi memberi peringatan bahwa dengan meningkatnya penularan Covid-19 di sejumlah negara, perlu dijadikan alarm bagi semua pihak.
Terutama untuk lebih disiplin lagi melindungi diri dengan vaksinasi maupun disiplin pelaksanaan protokol kesehatan (prokes).
"Kepatuhan masyarakat untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan dan vaksinasi jadi kunci pengendalian pandemi," kata dr Nadia dalam keterangan resminya, Rabu 15 Desember 2021.
Terkait vaksinasi, pemerintah terus menggenjot percepatan vaksinasi Covid-19 di daerah untuk mengejar target 70 persen populasi tervaksinasi lengkap.
"Kita masih punya dua PR besar yaitu mengejar vaksinasi dosis 1 sebanyak 30% dan dosis kedua sebesar 50% serta percepatan vaksinasia pada lansia," ujarnya.
Menurutnya, penyebaran dan pemerataan vaksinasi menjadi hal penting agar Indonesia bisa lebih terlindungi dari ancaman Covid-19 yang masih terus mengancam hingga saat ini.
Pemerintah pun mengimbau masyarakat tidak pilih-pilih merek vaksin agar tidak ada stok yang menumpuk bahkan menjadi kedaluwarsa. Vaksin yang ada adalah vaksin yang terbukti aman dan lolos uji klinis.
"Saat ini, pemerintah coba meningkatkan vaksinasi untuk wilayah terluar dan terpencil, yang memiliki tantangan tersendiri untuk menjangkaunya," katanya.