JAWATIMUR, AYOJAKARTA.COM - Petugas Kepolisian Resor Mojokerto bersama dengan Polda Jatim menerjunkan tim khusus yang akan mendalami kasus kematian seorang mahasiswi berinisial NWR (23) yang ditemukan meninggal dunia di dekat makam ayahnya di Mojokerto, Jawa Timur.
Melansir dari berbagai sumber Minggu (5/12/2021) sebelum meninggal dunia korban sempat mengunggah uneg-uneg di media sosial. Dalam keterangan di media sosial tersebut, korban sempat menyatakan kalau dirinya tengah hamil.
Baca Juga: Mahasiswi Mojokerto Bunuh Diri di Makam Ayahnya, sang Pacar Anggota Polisi Ditetapkan Tersangka
Melalui platform medsos Quora NWR menuliskan beberapa tulisan di Quora beberapa saat sebelu memutuskan untuk bunuh diri. NWR merupakan mahasiswi berusia 23 tahun asal Mojokerto, Jawa Timur.
Dalam platform akun Quora ia menuliskan tentang pengalaman pahit yang dialaminya karena urusan asmara, dan berakhir dengan bunuh diri.
Novia menuliskan kisahnya itu melalui akun Quora dengan nama Aulia Dinarmara Putri R.
Novia menuturkan bahwa dirinya ingin bunuh diri dengan menenggak racun sianida yang dicampur minuman varian red velvet kesukaannya.
Baca Juga: Kabur Saat Diobservasi, Pasien RSJMM Nekat Coba Bunuh Diri
Awalnya, Novia akan meminumnya di daerah paralayang, agar dikira meninggal karena kecelakaan.
Namun karena satu dan lain hal, Novia memutuskan untuk meminum racun sianida tersebut di samping makam ayahnya dan meninggal disana.
Novia melakukan bunuh diri karena sudah tidak kuat menerima tekanan mental karena dihamili secara diam-diam oleh sang kekasih yang bernama Randy dengan memberinya obat tidur.
Namun, bukannya beritikad baik dengan bertanggung jawab, Randy justru meminta Novia untuk menggugurkan kandungannya dan malah pergi meninggalkan Novia.
Baca Juga: Awas Ketipu, Foto Eks Anggota FPI Deklarasi Bunuh Diri Massal Dipastikan Hoaks
Bahkan, keluarga dari Randy juga menolak bertanggung jawab dengan alasan Randy sedang fokus menempuh pendidikan Kepolisan.
Setelah beberapa waktu berlalu, Novia yang berusaha menerima keadaan tidak kuat dan mengalami drop dari segi kesehatan maupun mental, sehingga akhirnya memutuskan untuk bunuh diri di samping makam ayahnya.
Melansir dari Suara.com Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar, Sabtu (5/12/2021), menjelaskan saat ini polres bekerja sama dengan Polda Jatim menerjunkan tim untuk melakukan investigasi kepada RB yang diduga sebagai kekasih NW.
Baca Juga: Wagub DKI Jakarta Tanggapi Bom Bunuh Diri Katedral di Makassar
"Masih ada sedang melakukan pendalaman oleh tim Polda Jatim dan Polres Mojokerto. Untuk informasi selanjutnya akan disampaikan lebih lanjut dan saat ini masih didalami," katanya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan kekasih NW, yang ditemukan meninggal dunia di dekat makam ayahnya, merupakan oknum polisi.
Memang benar korban memiliki hubungan sebelumnya dengan RB seorang polisi di Pasuruan," kata Andaru.
Sebelumnya, seorang mahasiswi berinisial NW, warga Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto ditemukan meninggal di makam desa setempat, Kamis (2/12).
Korban diduga bunuh diri dengan menenggak racun, karena di dekat lokasi ditemukan cairan seperti teh dengan bau menyengat yang diduga racun.