JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Perkembangan dunia media sosial (medsos) sangat cepat dan beragam. Dengan kecepatan perkembangan teknologi, potensi kejahatan juga semakin marak pula.
Beberapa perangkat media yang rentan pada tindak kejahatan seperti peretasan yakni Webcam.
Webcam sama seperti perangkat teknologi lain yang rentan terhadap peretasan. Peretasan tersebut dapat menimbulkan pelanggaran privasi serius.
Misal, oknum yang tidak bertanggung jawab dapat mengakses dan mengendalikan webcam Anda secara ilegal.
Baca Juga: Tirto.id dan Tempo.co Datangi Polda Metro Jaya Laporkan Dugaan Peretasan Situs
Melansir dari Republika- jaringan Ayojakarta.com Senin (29/11/2021) peretas akan mudah untuk memata-matai seseorang dan orang-orang yang berada dalam lingkungan Anda.
Selain itu, mereka juga dapat mencuri data pribadi Anda. Peretas webcam hanya membutuhkan untuk merancang malware yang membajak webcam, menginstalnya dari jarak jauh ke komputer Anda, dan tanpa sepengetahuan mulai mengambil video dan gambar Anda dari lokasi yang jauh.
Jika peretas tertarik dengan informasi pribadi Anda, seperti data yang disimpan di komputer dan riwayat penelusuran reguler Anda, malware juga akan membantu mencurinya.
Baca Juga: Graham Clark, Remaja Dalang Peretasan Twitter Tokoh Dunia
Berikut sejumlah cara untuk mengetahui apakah peretas sedang mengawasi Anda atau tidak:
1. Periksa kamera Anda
Jika webcam Anda cukup modern, webcam memiliki kemampuan untuk memutar dan bergerak ke arah yang berbeda untuk menangkap video atau gambar terbaik dari sudut yang paling nyaman.
Itu adalah fitur keren, tetapi meningkatkan kerentanan Anda saat peretas mengambil alih.
2. Waspadai jika ada gerakan yang tidak biasa pada kamera
Selalu waspada untuk memeriksa apakah kamera bergerak atau berputar tanpa perintah Anda.
Jika Anda menyadari ada gerakan yang tidak biasa, ada indikasi bahwa seseorang sedang memata-matai Anda.
Baca Juga: Peretasan Akun Twitter Pesohor Dunia, FBI Turun Tangan
3. Periksa mikrophone dan speaker
Kamera yang disusupi kemungkinan besar akan memengaruhi mikrophone dan speaker.
4. File penyimpanan aneh
Setelah peretas merekam rekaman melalui webcam Anda, rekaman video atau audio itu akan disimpan di antara file penyimpanan Anda.
Ini berarti jika sebuah file muncul entah dari mana, maka itu akan menjadi peringatan. Selalu periksa file yang tidak Anda buat, terutama di folder rekaman webcam Anda.
Anda juga tidak dapat mengesampingkan kemungkinan peretas telah memindahkan beberapa file mereka dan beberapa file Anda ke folder baru atau ke lokasi yang kemungkinan besar tidak akan Anda periksa secara teratur. Selalu periksa secara teliti lokasi penyimpanan Anda dan pastikan pengaturan webcam sesuai dengan spesifikasi Anda.
Baca Juga: Menkominfo Tak Mau Berspekulasi Soal Peretasan WhatsApp Pakai Nomor Indonesia
5. Periksa aplikasi latar belakang
Terkadang malware akan menyelinap ke komputer Anda sebagai aplikasi biasa. Ini terutama terjadi ketika Anda suka mengunduh aplikasi dari situs web yang tidak aman sehingga aplikasi malware menemukan cara mudah untuk sistem operasi Anda.
6. Periksa lampu indikator
Jika lampu indikator webcam Anda beroperasi tidak normal atau terus menyala tanpa Anda minta, kemungkinan peretas sudah mengendalikannya.
Terkadang, program komputer atau ekstensi browser lain yang Anda jalankan dapat menggunakan webcam Anda sehingga menyebabkan lampu indikator yang tidak normal.
Baca Juga: Rangkul BSSN, Kemenkominfo Periksa Kasus Peretasan WhatsApp Pakai Nomor Indonesia
Pada kesempatan lain, indikator akan tidak berfungsi karena masalah teknis dengan komputer Anda.
Namun, Anda tidak boleh membiarkan apa pun terjadi secara kebetulan ketika menyangkut keamanan siber Anda.
Selalu waspada terhadap perangkat lunak atau aplikasi yang berjalan di komputer Anda.