KARAWANG, KOMPAS.TV-- Pasca bentrok antar organisasi (ormas) di Karawang, Jawa Barat (Jabar), Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono meminta kepada masyarakat untuk bisa saling menjaga kondusifitas.
Aldi mengimbau kepada masyarakat untuk bisa menjaga kondusifitas demi menciptakan keamanan bagi warga Karawang.
"Saya minta untuk teman-teman untuk bisa menjaga Karawang, menjaga kondusifitas Karawang untuk terus aman dan kondusif, maka ekonomi akan tumbuh dan damai sejahtera," ujar Kapolres Karawang dikutip dari SuaraBekaci.id-jaringan Ayojakarta.com, Kamis (25/11/2021).
Baca Juga: Detik-detik Bentrok Ormas di Karawang, Mobil Brio Jadi Korban
Ia menjelaskan, pihaknya memastikan akan memproses hukum insiden bentrok tersebut.
"Intinya kami dari Polres Karawang beserta dengan kodim terkait masalah hukum kita akan tindak tegas kepada siapa pun yang terlibat, jadi nanti sesuai dengan hasil pemeriksaan," ungkap dia.
Aldi menambahkan, sebelum terjadinya insiden, pihaknya sudah bersiaga dengan mengerahkan personel gabungan dari TNI dan Polri.
"Kita tahu hari ini ada penyampaian aspirasi dari ke KIIC (Karawang International Industrial City) dari LSM GMBI, di mana tadi pelaksanaannya tertib karena memang kita sudah merencanakan keamanan dari awal," ungkapnya.
Baca Juga: Bentrok Ojek Daring dan Debt Collector, Polisi Amankan 2 Motor
Namun, lanjut Aldi, sekira pukul 12.00 WIB terjadi insiden di Jalan Interchange, Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe yang mengakibatkan tiga anggota LSM GMBI dari Jawa Tengah menjadi korban pengeroyokan hingga dihancurkannya mobil dari korban.
"Kita sudah menyiapkan pasukan yang ada, Alhamdulillah kondusif. Namun tadi ada sedikit insiden di mana ada salah satu teman-teman GMBI itu yang dari Jawa Tengah salah arah, salah arah ke kota, sehingga bertemu dengan teman-teman dari LSM di Karawang," ujar dia.
Baca Juga: Geng motor XTC dan Moonraker Terlibat Bentrok, Polisi Tetapkan 5 Tersangka
Dikatakan Aldi, pihaknya kini sedang memburu pelaku yang terlibat dalam insiden bentrokan tersebut.
"Kita nanti akan deteksi sesuai dengan saksi-saksi di lapangan, juga ada bukti lain yang sudah kita kumpulkan," tegas dia.