Nasional

Cegah Gelombang Tiga Covid-19, Pemerintah Minta Masyarakat Disiplin Prokes

Oleh: Firda Puri Agustine Rabu 17 Nov 2021, 10:19 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito

TEBET, AYOJAKARTA - Sejumlah ahli epidemiologi memprediksi bahwa Indonesia berpotensi mengalami gelombang tiga lonjakan kasus Covid-19 pada periode libur Natal dan tahun baru. 

Tak mau kecolongan, pemerintah tengah berupaya dan memberi perhatian khusus pada periode tersebut. Pasalnya, Indonesia belum pernah berhasil melewati masa libur panjang tanpa adanya kenaikan kasus Covid-19. 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa pemerintah pusat hingga daerah beserta seluruh lapisan masyarakat perlu berkolaborasi dan bekerjasama mencegah lonjakan kasus Covid-19. 

"Saya meminta pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersikap siaga dalam menyongsong periode libur natal dan tahun baru. Disiplin prokes (protokol kesehatan) harus secara konsisten dijalankan," kata Wiku dalam keterangan resminya belum lama ini. 

Sebagai informasi, berdasarkan data Satgas Covid-19, ada tiga kali periode libur panjang di tahun 2020 dan 2021 sebagai penyebab kenaikan kasus. Di antaranya, libur Idul Fitri 2020, libur kolektif Maulid Nabi dan Natal 2020, serta libur Idul Fitri 2021. 

Pada libur Idul Fitri tahun 2020, terjadi penambahan antara 413 - 559 kasus harian baru, atau sebesar 68 - 93%. Kenaikan ini berdampak pada penambahan kasus mingguan yang angkanya berkisar 2.889 - 3.917 kasus.

Kedua, periode libur kolektif Maulid Nabi dan Natal tahun 2020, terjadi penambahan sebanyak 1.157 hingga 5.477 kasus harian, atau sebesar 37-95% pasca hari libur kolektif tersebut. Sementara untuk data mingguan, penambahan kasus mingguan berkisar antara 8.096 - 38.340 kasus baru.

Ketiga, kenaikan kasus signifikan pada masa libur Idul Fitri 2021. Kenaikan ini diperparah adanya varian Delta yang lebih mudah menular dibanding varian sebelumnya. Terjadi kenaikan kasus harian pada rentang 1.972 hingga 46.297 atau 53-1237%.

"Berkaca dari pengalaman, Indonesia belum pernah berhasil melewati periode tersebut tanpa kenaikan kasus. Maka dari itu, seluruh elemen masyarakat harus bekerja ekstra keras dan berkolaborasi untuk mencegah kejadian serupa," ujarnya. 

Reporter Firda Puri Agustine
Editor Firda Puri