Nasional

Antisipasi Bencana di Musim Penghujan, PT KAI Siapkan AMUS di 28 Titik Jalur Kereta

Oleh: Yogi Faisal Selasa 09 Nov 2021, 14:50 WIB
dok. PT KAI

BOGOR, AYOJAKARTA - Tingginyai intensitas curah hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Jabodetabek membuat sejumlah perjalanan kereta api terganggu.
 
Bahkan beberapa waktu lalu, sejumlah titik di ruas perlintasan kereta api Bogor - Jakarta sempat terendam genangan air yang mengakibatkan perjalanan kereta sedikit terganggu.
 
Menyadari hal itu, PT KAI (Persero) Daop 1 Jakarta melakukan berbagai upaya yang mengedepankan keselamatan untuk mewujudkan perjalanan kereta yang lancar dan terkendali sehingga pelanggan dapat menikmati perjalanan kereta dengan aman dan nyaman. 
 
Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan, untuk mengantisipasi cuaca ekstrem pihaknya sudah menyediakan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di sejumlah titik lokasi rawan bencana di sepanjang jalur kereta Daop 1 Jakarta.
 
"Upaya yang dilakukan Daop 1 Jakarta antara lain dengan menyiapkan AMUS dibeberapa titik yang dapat menjangkau lokasi apabila terjadi hambatan akibat cuaca ekstrim seperti banjir, amblesan dan tanah longsor," katanya, Selasa 9 November 2021.
 
Setidaknya ada 28 titik AMUS yang disiapkan pihaknya di wilayah Daop 1 Jakarta. AMUS sendiri terdiri dari batu balas, bantalan rel, pasir, karung, besi (untuk jembatan), alat penambat rel, dan alat siaga lainnya.
 
Tak hanya itu, pemantauan dan pengecekan yang lebih ekstra juga dilakukan oleh petugas pemeriksa jalur di sejumlah lokasi rawan banjir dan longsor untuk meminimalisir resiko dan mempercepat penanganan jika sewaktu-waktu terdapat dampak dari cuaca ekstrim pada operasional KA. 
 
"Selain itu antisipasi juga dilakukan melalui  pengecekan dan pembersihan maupun normalisasi saluran air di area jalur kereta api di wilayah Daop 1 Jakarta," tutupnya. (Yogi Faisal)
 
Foto: Antisipasi bencana di musim penghujan, PT KAI siapkan AMUS di 28 titik rawan bencana di jalur kereta. (Dok PT KAI)
Reporter Yogi Faisal
Editor Firda Puri