Nasional

Partai Biru Disebut-Sebut Berada Dibalik Kasus Ijazah Palsu, Roy Suryo: Joko Widodo Sangat Kekanak-Kanakan dan Ambigu

Oleh: Karseno AJ Minggu 27 Jul 2025, 14:35 WIB
Partai Biru Disebut-Sebut Berada Dibalik Kasus Ijazah Palsu, Roy Suryo: Joko Widodo Sangat Kekanak-Kanakan dan Ambigu

AYOJAKARTA.COM – Penyebab kasus dugaan Ijazah Palsu belum berhenti menjadi perbincangan publik, menurut Joko Widodo karena ada muatan politik.

Disamping bertujuan untuk merusak reputasi di mata publik, kasus dugaan Ijazah Palsu juga dinilai oleh Joko Widodo sebagai bagian dari upaya politik.

Joko Widodo juga berpendapat, tokoh politik yang membuat kasus dugaan Ijazah Palsu tidak berhenti menjadi konsumsi publik memiliki ciri Berbaju Biru.

Baca Juga: Lagu Golden - OST KPop Demon Hunters Masuk Papan Atas Tangga Lagu Billboard di Inggris, Intip Liriknya

Sehubungan dengan pendapat tersebut, Silfester Matutina selaku Ketua Solidaritas Merah Putih menyebut pandangan Jokowi lahir bukan tanpa alasan.

Mengacu pada histori politik, sejumlah indikasi juga telah terlihat meski oleh sebagian kalangan hanya dianggap sebagai bentuk pernyataan retorik.

Wacana mengenai adanya Matahari Kembar yang mengarah pada dualitas kepemimpinan dan Indonesia Gelap, menurut Silvester dapat ditafsirkan sebagai gejala.

Terlebih dinamika politik di Indonesia juga sempat diwarnai dengan adanya wacana pemakzulan terhadap Gibran Rakabuming, yang merupakan putra Jokowi.

Baca Juga: Perang Thailand-Kamboja Pecah, Indonesia Aman? Kepala Biro Humas Setjen Kemhan RI Beri Penjelasan

Karena sejumlah variabel tersebut, Sylvester mempercayai bahwa pernyataan Jokowi terkait kasus ijazah palsu; memang bagian dari agenda politik.

“Enggak mungkin isu-isu ini dihembuskan apabila tidak ada kepentingan politik, ini bertujuan menghancurkan lawan politik,” jelas Silfester saat dimintai tanggapan.

Lebih lanjut Silfester menambahkan, berbagai manuver dan pernyataan yang disampaikan oleh Roy Suryo CS merupakan bagian dari strategi untuk melakukan devaluasi.

Untuk itu, Silfester berharap agar seluruh pihak yang berkepentingan dalam kasus ijazah palsu segera menyudahi berbagai tindakan dan narasi.

Baca Juga: Sukses Jalankan Misi Penyelamatan Terhadap Burung Hantu Dengan Cara Tidak Biasa, Warganet Lakukan Ini ke Damkar

Silfester menambahkan, dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran lebih dibutuhkan dari sekedar ijazah atau berbagai ujaran kebencian.

Sehingga janji-janji kampanye yang sempat disampaikan oleh pasangan Prabowo-Gibran saat Pemilu dapat terealisasi dan dinikmati seluruh rakyat Indonesia.

Menyikapi pernyataan Jokowi terkait ijazah palsu sebagai upaya mendevaluasi, Roy Suryo menganggap hal tersebut sebagai sikap kekanak-kanakan atau Childish.

Pernyataan Jokowi terkait keterlibatan Partai Biru sebagai Dalang dibalik berbagai persoalan politik di Indonesia, menurut Roy justru mencoreng wajahnya sendiri.

Baca Juga: Bingung Mau Family Time Kemana di Akhir Pekan Ini Karena Belum Gajian? Tenang, Warga Jakarta Bisa Kesini Sekarang Juga

Beberapa parpol yang terindikasi sebagai Partai Biru seperti PAN, Demokrat serta Nasdem, menurut Roy seluruhnya ada di barisan Koalisi Indonesia Maju Plus.

Komitmen Partai Biru dalam KIM Plus untuk mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran, menurut Roy justru akan membuat ketegangan politik.

Dampak politik jangka panjang dari pernyataan soal keterlibatan Partai Biru, menurut Roy akan membawa preseden buruk bagi Jokowi sendiri.

“Semuanya adalah pendukung Prabowo-Gibran, bukan sifat PAN, Demokrat atau Nasdem menikung dari dalam,” sanggah Roy dikutip Ayojakarta dari YouTube Official iNews. ***

Baca Juga: BTN Salurkan 5.000 Rumah Subsidi untuk Tokoh Islam Lewat Skema Syariah

Reporter Karseno AJ
Editor Katarina Erlita