Nasional

Resmi Ditutup, Begini Kabar Terbaru Kartu Prakerja Gelombang 22

Oleh: Icheiko Ramadhanty Kamis 28 Okt 2021, 11:53 WIB
Pembukaan Kartu Prakerja Gelombang 22

TEBET, AYOJAKARTA -- Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja resmi menutup gelombang 22 yang merupakan gelombang terakhir dari program Kartu Prakerja 2021. Gelombang 22 Kartu Prakerja resmi ditutup malam tadi pukul 23.59 WIB. 
 
Peserta yang mendaftarkan diri di gelombang 22 akan memperebutkan kuota yang hanya sekitar 46 ribu saja. Mereka yang beruntung masuk di gelombang 22, berhak mendapatkan pelatihan dan insentif dengan total Rp 3,5 juta. 
 
Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan verifikasi data. Hal ini diperlukan untuk menentukan siapa yang berhak lolos untuk menjadi penerima di gelombang 22. 
 
"Saat ini sedang dilakukan verifikasi data. Segera kami umumkan jika sudah ada hasilnya," ujar Louisa kepada Ayojakarta, Kamis 28 Oktober 2021. 
 
Perlu diketahui, Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja hanya mengacu pada Peraturan Menteri Perekonomian (Permenko) Nomor 11, dimana di dalamnya termaktub daftar hitam masyarakat yang tidka diperbolehkan menerima manfaat dari Kartu Prakerja. 
 
Golongan daftar hitam tersebut adalah non-WNI, berusia di bawah 18 tahun, sedang mengikuti pendidikan formal, penerima bansos Kemensos, BSU, dan BPUM, anggota TNI/Polri, anggota DPR/D, dan BUMN/D, sudah ada dua anggota keluarga dalam satu KK yang menerima Kartu Prakerja. 
 
Lalu, Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja juga mempunyai catatan golongan masyarakat yang diprioritaskan untuk menerima Kartu Prakerja. Mereka adalah yang mempunyai tanggungan 3 orang atau lebih, bekerja pada sektor informal, bekerja pada sektor UMKM, mempunyai gaji yang relatif rendah, atau mereka yang paling terdampak akibat pandemi.
 
Hal itu disampaikan oleh Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari pada akhir tahun 2020 lalu.
Reporter Icheiko Ramadhanty
Editor Firda Puri