KOTA BOGOR, AYOJAKARTA – Bertepatan dengan Hari UlangTahun (HUT) ke-22 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), PT XL Axiata Tbk (XLAxiata) berkomitmen untuk terus memajukan potensi perikanan dan kelautanRepublik Indonesia melalui aplikasi Laut Nusantara.
Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, program aplikasi Laut Nusantara ini merupakan kerjasamaantara XL Axiata dan Balai Riset dan Observasi Laut (BROL). Program itu juga sesuai dengan kebijakan pemerintah dalam pengelolaan sektor kelautan dan perikananIndonesia.
“Jangka panjangnya aplikasi ini bertujuan untukmeningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan. Karena itu, saya sangat mengapresiasiupaya XL Axiata dan BROL yang telah membangun aplikasi Laut Nusantara ini. Yangterbukti memudahkan nelayan kecil menangkap ikan di laut,” katanya dalam keterangantertulis yang diterima ayobogor.com Kamis 28 Oktoer 2021.
Saat ini kementerian yang dipimpinnya tengahmenyiapkan roadmap pengelolaan sektor kelautan dan perikanan Indonesia dalamjangka waktu panjang hingga 2045. Roadmap ini bentuk komitmen pemerintahIndonesia melalui KKP dalam menerapkan prinsip ekonomi biru pada sektorkelautan dan perikanan yang berkelanjutan untuk pembangunan ekonomi nasional.
“Implementasi ekonomi biru merupakan kewajiban semuapihak mulai dari pemerintah pusat, daerah serta masyarakat kelautan danperikanan. Untuk itu menurutnya perlu komitmen bersama dalam menghadirkan lautIndonesia yang sehat untuk pembangunan ekonomi nasional,” ujarnya.
Pihaknya juga berharap denga adanya aplikasi tersebutbisa memberikan dampak positif bagi kemajuaan perikanan dan kelautan diIndonesia. Khususnya bisa memberika banyak manfaat bagi para nelayan di Tanah Air.
“Saya berharap aplikasi ini bisa terus dikembangkansehingga nilai manfaatnya maksimal lagi. Jika nelayan bisa lebih produktif,maka kualitas hidup mereka juga akan ikut meningkat,” ungkapnya.
ChiefCorporate Affairs Officer XLAxiata, Marwan O Baasir, mengatakan, Saat ini sekitar 55 ribu pengguna aktif aplikasi Laut Nusantara, mayoritas merupakan masyarakat nelayan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Bersama BROL dan sejumlah pemerintah daerah, pihaknya juga akanterus melaksanakan sosialisasi kepada lebih dari 5.000 nelayan di 29kota/kabupaten di berbagai provinsi tentang penggunaan aplikasi ini.
“Tujuan utama kami adalah berharapnelayan Indonesia mampu meningkatkan kualitas hidup mereka melalui penggunaanteknologi digital,” singkatnya.
Menurut Marwan, implementasiaplikasi Laut Nusantara secara luas ke berbagai daerah merupakan bagian darikomitmen XL Axiata dalam upaya memberikan edukasi dan peningkatan literasidigital di kalangan nelayan kecil.
“Program ini juga searah denganupaya perluasan jaringan 4G ke berbagai pelosok Nusantara, termasuk kearea-area 3T (tertinggal, terdepan, terluar), di mana sebagian di antaranya adadi wilayah pesisir,” bebernya.
Selain terus memperluas jaringan,XL Axiata berusaha untuk ikut mendorong peningkatan literasi digital dikalangan masyarakat yang masih awam dengan pemanfaatan teknologi digital untukmeningkatkan produktivitas mereka.
Sekedar diketahui, untuk memeriahkan momen HUT KKP RI, XL Axiata juga memberikan penghargaan kepadasejumlah nelayan Belitung atas kegigihan dalam mencari ikan dan keaktifanmenggunakan aplikasi Laut Nusantara.
Penghargaan diberikan kepada nelayan dalambentuk smartphone Laut Nusantara, ada sebanyak 10 unit. Selain itu, XL Axiatajuga menyerahkan donasi 4 unit wifi router untuk membantu PembelajaranJarak Jauh (PJJ) di desa-desa nelayan.
Pengembangan aplikasi Laut Nusantara saat ini sudah sampai pada memperkaya fitur-fitur yangbisa mendeteksi lokasi keberadaan jenis-jenis ikan dengan nilai ekonomi tinggi.Ikan-ikan tersebut adalah Lemuru Bali, Tuna MataBesar, Cakalang, Tuna Sirip Kuning, Tuna Sirip Biru, dan Albacore. Saat ini XL Axiata dan BROL juiga sedang menyiapkan fitur baru untuk mendeteksikeberadaan ikan bernilai ekonomi tinggi lainnya.