TEBET, AYOJAKARTA - Perjuangan melawan pandemi Covid-19 tak bisa dilakukan sendirian, ada banyak pihak yang terlibat. Tak terkecuali elemen masyarakat, termasuk ulama dan para santri.
Hal itu dikatakan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate bertepatan dengan momentum Hari Santri Nasional yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober 2021.
"Peran tersebut di antaranya dilakukan para santri dan ulama yang berkontribusi besar, khususnya dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait disiplin protokol kesehatan dan pentingnya vaksinasi," ujar Johnny dalam keterangan resminya, dikutip Minggu 24 Oktober 2021.
Lebih lanjut dia menjelaskan, para santri dan ulama telah berperan aktif dalam memberi contoh kepada masyarakat tentang cara melawan pandemi, mulai dari memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak hingga melakukan vaksinasi.
"Pemerintah memberikan apresiasi kepada seluruh santri dan juga ulama yang telah bersatu dan bergandengan tangan bersama pemerintah dalam melawan pandemi Covid-19. Santri selalu hadir untuk mendukung perjuangan bangsa, kali ini perjuangan dalam melawan virus corona," ujarnya.
Tahun ini, Hari Santri 2021 diperingati dengan tema 'Santri Siaga Jiwa Raga.' Tema ini merupakan bentuk pernyataan sikap santri Indonesia yang senantiasa siap menyerahkan jiwa dan raga dalam membela tanah air, mempertahankan persatuan Indonesia, serta mewujudkan perdamaian dunia.
"Siaga jiwa raga menurut Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas merupakan komitmen santri dalam membela tanah air yang lahir dari santun, rendah hati, pengalaman juga tempaan santri selama di pesantren," kata Johnny.
Pengasuh Pondok Pesantren İdrisiyyah Tasikmalaya Ustaz Ahmad Tazakka Bonanza atau lebih di kenal dengan Ustaz Aka mengatakan, upacara Hari Santri Nasional dilakukan untuk meneladani para santri dan kiai terdahulu yang selalu berjuang untuk Indonesia.
“Para kiai dan alim ulama terdahulu tidak berpangku tangan dan selalu ikut berjuang membebaskan bangsa Indonesia dari penjajahan. Begitu pun di masa pandemi saat ini, pondok pesantren terus berjuang dan tidak berhenti dalam melakukan pendidikan kepada para santri," ujarnya.