TEBET, AYOJAKARTA - Presiden Joko Widodo, melalui akun sosial media Instagram, menyatakan bahwa kita harus bersiap hidup berdampingan dengan virus corona penyebab Covid-19, karena ia tak akan hilang dari muka bumi dalam waktu yang lama.
Menanggapi hal itu, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr Reisa Broto Asmoro mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan serta menjadikannya sebagai sebuah kebiasaan baru.
Dia mencontohkan, edukasi mengenai kebiasaan baru ini bisa dimulai dari orangtua kepada anaknya. Misal, saat pergi ke tempat umum atau pusat perbelanjaan.
"Perkenalkan normal sosial baru di mal misalnya kepada anak-anak kita. Ingat hukum universal masking, semua orang 100% harus memakai masker di ruang publik, apalagi kalau jarak aman dan ventilasi terbuka tidak memungkinkan," kata dr Reisa belum lama ini.
Dalam masa transisi, orang tua juga harus memberi pemahaman sera mengajarkan kepada anak bahwa virus corona akan terus ada. Maka, anak sebaiknya dibiasakan memakai masker dan melaksanakan protokol kesehatan lainnya sebagai cara melindungi diri sendiri dan orang lain.
"Kita jaga situasi kondisi yang membaik ini tetap membaik, tetap konsisten bekerja sama untuk menekan Covid-19, dan makin banyak prestasi serta berita gembira yang kita nikmati," ujar dia.
Kebiasaan menerapkan prokes juga berlaku di semua aspek kehidupan. Mulai dari lingkungan keluarga, lingkungan perumahan, tempat umum, maupun saat berkegiatan di luar rumah dan melibatkan banyak orang seperti acara pernikahan dan pertandingan olahraga.
Tak terkecuali pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka atau PTM yang harus dilakukan dengan aman dan mengedepankan aspek keselamatan guru serta peserta didik. Penerapan prokes seperti memakai masker dan mencuci tangan ditujukan untuk meminimalisir risiko tertular virus.
"Kunci keberhasilan PTM ada di tangan kita, guru, orang tua, dan murid. Jaga situasi kondusif dalam pengendalian Covid-19," katanya.