Nasional

Banjir di Lebak Banten Hancurkan Jembatan Penghubung Cipanas-Citorek

Oleh: Admin Selasa 10 Agu 2021, 15:58 WIB
Sebanyak dua kampung di dua desa, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, masih tergenang air pascabanjir yang terjadi pada Senin (9/8), pukul 22.30 WIB. / BPBD Kabupaten Serang

TEBET, AYOJAKARTA – Hujan dengan intensitas tinggi pada Senin (9/8/2021) malam tadi mengakibatkan banjir di sejumlah daerah di Kabupaten Serang Provinsi Banten. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang pada Selasa (10/8) pukul 06.00 WIB, ada titik genangan dengan ketinggian muka air (TMA) 10 – 60 cm.

Genangan tersebut berada di Kampung Pulokiong Desa Baros dengan TMA 10 – 50 cm dan di Kampung Siliwung Desa Sukamanah dengan TMA 10 – 60 cm. Pantauan BPBD setempat, warga setempat memilih untuk bertahan di rumah mereka meskipun masih ada genangan air.

Kampung Cipanganten, Desa Panyirapan, yang sebelumnya dilanda banjir, saat ini situasinya sudah kondusif. BPBD melaporkan tidak ada lagi genangan di kampung tersebut.

Tidak hanya mengakibatkan banjir di dua kampung, hujan deras tersebut juga mengakibatkan debit air Sungai Ciberang meluap. Hujan dengan durasi yang cukup lama ini mengakibatkan banjir yang menghanyutkan jembatan penghubung jalan Cipanas – Citorek.

“Kejadian ini berlangsung pada Senin (9/8), pukul 17.30 WIB. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini, sedangkan masyarakat terdampak banjir masih dalam pendataan,” tulis BPBD dalam keterangan resmi yang diterima Ayojakarta, Selasa 10 Agustus 2021.

BPBD mengimbau, meskipun memasuki musim kemarau, beberapa wilayah masih berpotensi hujan dengan intensitas yang berbeda. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siap siaga dalam menghadapi potensi bahaya hidrometeorologi.

Dilihat dari peringatan dini cuaca BMKG, wilayah Banten masih berpotensi hujan yang disertai petir atau kilat dan angin kencang pada hari ini, Selasa (10/8). Data sementara BPBD Kabupaten Serang pada Selasa (10/8) mencatat banjir berdampak pada 63 KK (259 jiwa).

Rincian warga yang terdampak sebagai berikut Desa Baros 30 KK (100 jiwa), Desa Sukamanah 30 KK (150) dan Desa Kadubeureum 3 KK (9). BPBD menyampaikan, tidak ada korban jiwa akibat banjir di beberapa kampung ini.

Reporter Admin
Editor Husnul Khatimah