Nasional

Meski Kasus Covid-19 Meroket, Orang Tua Murid Tetap Ingin Sekolah Tatap Muka

Oleh: Admin Senin 12 Jul 2021, 15:10 WIB
Ilustrasi pandemi Covid-19 / Pixabay

TEBET, AYOJAKARTA – Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) melakukan survei nasional, dimana salah satu temanya terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Survei tersebut diselenggarakan pada 5-8 Juli 2021 yang melibatkan 9.287 responden orang tua siswa di jenjang pendidikan SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK,MA dari 168 kota/kabupaten di 34 provinsi.

Hasil survei tersebut mengatakan bahwa sebanyak 43,9 persen orang tua setuju diadakannya PTM atau pembukaan sekolah/madrasah pada Juli 2021. Setidaknya ada lima alasan para orang tua menyetujui sekolah tetap dibuka kendati ada kenaikan kasus dan kebijakan PPKM Darurat Jawa-Bali.

Alasan-alasannya yaitu karena anak bosan/jenuh berada di rumah (41,3 persen), anak hanya bermain game di rumah (24,7 persen), sinyal internet susah di daerahnya (21,2 persen), orang tua tidak memiliki kompetensi pengajaran di rumah (9,3 persen), dan alasan lain (3,5 persen).

“Alasan orang tua umumnya bersifat psikologis, walaupun ada alasan lainnya seperti, selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) guru hanya memberikan tugas saja, sekolah dinilai sudah siap PTM, sekolah sudah melakukan Uji Coba PTM, guru sudah divaksinasi, anak sudah kangen sekolah, anak tidak bersosialisasi dengan teman baru, anak malas-malasan belajar, dan orang tua pusing melihat anak main saja,” ujar Koordinator Nasional P2G Satriwan Salim dalam pernyataannya, Senin 12 Juli 2021.

Hal serupa juga dikatakan oleh Kepala Bidang Advokasi P2G Iman Zanatul Haeri. Namun dia menegaskan bahwa orang tua harus diedukasi dan sosialisasi yang utuh dan jelas di kalangan orang tua jika anak-anak ingin melakukan PTM.

Iman menggarisbawahi bahwa kasus Covid-19 di Indonesia saat ini sedang meningkat tajam dengan varian baru yang lebih cepat menular. Dia juga mengingatkan bahwa angka pasien Covid-19 pada usia anak Indonesia menduduki peringkat tertinggi di dunia.

"Mayoritas orang tua setuju terhadap mulainya PTM pada Juli 2021. Padahal kondisi kasus Covid-19 sedang meningkat tajam, 1 dari 8 pasien Covid-19 adalah anak. Ini yang harus jadi catatan bagi orang tua,” ujar Iman.

Reporter Admin
Editor Firda Puri Agustine