Nasional

Selamat! Deretan Artis Ini Berhasil Geser Petahana di Pilkada 2024, Ada Lucky Hakim, Rano Karno hingga Dicky Candra

Oleh: Asti Aureli Septania Sabtu 14 Des 2024, 05:33 WIB
Deretan artis ini, termasuk Lucky Hakim, Rano Karno, dan Dicky Chandra, menunjukkan bahwa popularitas itu penting.

AYOJAKARTA.COM – Pilkada 2024 telah menjadi sorotan publik, tidak hanya karena persaingan politik yang ketat, tetapi juga karena kehadiran sejumlah artis yang berhasil menggantikan petahana di berbagai daerah.

Deretan artis ini, termasuk Lucky Hakim, Rano Karno, dan Dicky Chandra, menunjukkan bahwa popularitas di dunia hiburan dapat bertransformasi menjadi dukungan politik.

Mereka berhasil meraih suara terbanyak dan menciptakan perubahan dalam lanskap politik lokal.

Berikut adalah deretan artis yang berhasil menang dalam Pilkada 2024 berdasarkan hasil hitung cepat:

Artis yang Menang di Pilkada 2024

1. Rano Karno

- Jabatan: Wakil Gubernur DKI Jakarta

- Pasangan: Pramono Anung (Gubernur)

- Persentase Suara: 50,07 persen (2.183.577 suara)

2. Lucky Hakim

- Jabatan: Bupati Indramayu

- Pasangan: Syaefudin

- Persentase Suara: 68 persen

 

3. Muhammad Farhan

- Jabatan: Wali Kota Bandung

- Pasangan: Erwin

- Persentase Suara: 44,31 persen

4. Ali Syakieb

- Jabatan: Wakil Bupati Kabupaten Bandung

- Pasangan: Dadang Supriatna (Bupati)

- Persentase Suara: 56,82 persen

5. Jeje Govinda (Ritchie Ismail)

- Jabatan: Bupati Bandung Barat

- Persentase Suara: 37,84 persen

 

6. Bobby Maulana

- Jabatan: Wakil Wali Kota Sukabumi

- Persentase Suara: 44,44 persen

7. Dicky Candra

-Jabatan: wakil wali kota Tasikmalaya

-Pasangan: Viman Alfarizi Ramadhan

Perolehan Suara: 48,33 persen atau 193.225 suara

Kemenangan sejumlah artis dalam Pilkada 2024 menunjukkan bahwa popularitas mereka di dunia hiburan dapat berkontribusi positif terhadap dukungan pemilih.

Baca Juga: Marselino Bocorkan Keuntungan Timnas yang Dipenuhi Pemain Muda di Piala AFF 2024

Artis-artis ini berhasil menarik perhatian masyarakat dan memanfaatkan ketenaran mereka untuk meraih suara dalam kontestasi politik.

Hasil ini juga mencerminkan tren di mana masyarakat cenderung memilih kandidat yang sudah dikenal, terutama ketika mereka merasa tidak puas dengan calon lainnya atau petahana yang ada.

Reporter Asti Aureli Septania
Editor Aris Abdulsalam