Nasional

Update Covid-19 Indonesia: Penambahan Kasus di Bawah 10 Ribu (8 Februari 2021)

Oleh: Admin Senin 08 Feb 2021, 17:10 WIB
Update Corona Indonesia (dok)

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan penambahan sebanyak 8.242 kasus terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia, Senin (8/2/2021). Penambahan hari ini menjadikan total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia mencapai 1.166.079 kasus.

Rekor kasus tertinggi di Indonesia terjadi pada 14.518 kasus. Rekor tersebut dihasilkan dengan jumlah sampel 70.026. 

Penambahan hari ini menjadikan total sebanyak 171.288 kasus aktif dengan berkurangnya 5.003 kasus dari hari kemarin, lalu 963.028 total kasus sembuh dengan penambahan 13.038 kasus yang berhasil disembuhkan, serta 31.763 angka meninggal dunia dengan penambahan 207 kasus meninggal.

Berikut Ayojakarta rangkum kasus harian Covid-19 secara nasional selama sepekan belakang, yang bersumber dari covid19.go.id:

AYO BACA : PPKM Mikro: Pemerintah Bentuk Posko Dibiayai oleh Dana Desa dan APBD

2 Februari: 10.379 kasus

3 Februari: 11.984 kasus

4 Februari: 11.434 kasus

5 Februari: 11.749 kasus

AYO BACA : Pemerintah Terapkan PPKM Mikro Mulai 9 Februari, Ini Aturannya

6 Februari: 12.156 kasus

7 Februari: 10.827 kasus

8 Februari: 8.242 kasus

Pemerintah telah memutuskan memperpanjang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berakhir hari ini. Pada perpanjangan kali ini, pemerintah akan melaksanakan PPKM Mikro yang menyasar tingkatan RT di wilayah Pulau Jawa dan Pulau Bali dengan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya yang akan dilaksanakan 9-22 Februari 2021

"Mengatur PPKM yang berbasis mikro yang selanjutnya disebut PPKM Mikro sampai dengan tingkat RT/RW yang berpotensi menimbulkan penularan Covid-19," demikian bunyi diktum kesatu Instruksi Mendagri No. 3 Tahun 2021.

Berdasarkan Instruksi Mendagri tersebut, PPKM mikro dilakukan dengan mempertimbangkan kriteria zonasi pengendalian wilayah hingga tingkat RT.

AYO BACA : Pemerintah Klaim Keterisian Tempat Tidur Covid-19 Turun karena PPKM Jawa-Bali

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono