Nasional

Isu Kudeta Demokrat Memanas, Budiman Sudjatmiko Minta Setop Kasihani Para Elite Manja

Oleh: Admin Selasa 02 Feb 2021, 12:28 WIB
Budiman Sudjatmiko (dok Suara.com)

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Partai Demokrat tengah disorot karena isu adanya upaya kudeta kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Isu kudeta ini disampaikan langsung AHY dengan menyebut keterlibatan pejabat lingkaran kekuasaan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Tak hanya dari kalangan politikus Partai Demokrat yang meramaikan isu kudeta partai berwarna biru besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini serta beberapa pihak terkait yang "dicolek" oleh AHY, sejumlah tokoh lain turut mengeluarkan opini dan pendapat. Salah satunya, Komisaris di PTPN V Budiman Sudjatmiko.

AYO BACA : Rumor Kudeta Demokrat, Mahfud MD: Terpikir Saja Tidak, Apalagi Merestui

Dalam cuitannya yang diunggah akun Twitter pribadi @budimansudjatmiko pada Senin, (1/2/2021) pukul 8.54 WIB malam mengatakan untuk berhenti mengasihani para elite atau penguasa yang manja.

"Kita harus berhenti mengasihani elite-elite yang manja, Kita semua sudah cukup menderita karena #COVID19," cuit akun Twitter @budimansudjatmiko.

AYO BACA : Memanas! Pesan Politikus Demokrat ke Moeldoko: Kalau Pribadi, Copot Dulu Lencana dari Dada

Budiman juga mengatakan, pihak yang merasa ada masalah tersebut agar dapat mengurus sendiri keresahannya secara bertanggung jawab dan profesional, tidak dengan cara mencampuradukkan persoalan politik serta hukum. 

"Silakan urus sendiri keresahan-keresahanmu, jika ada pelanggaran hukum, bawa ke proses hukum, jikaa urusannya politik, selesaikan secara politik", imbuhnya.

Diketahui sebelumnya, AHY membeberkan, berdasarkan kesaksian sejumlah pihak, ada upaya dari pejabat di lingkar kekuasaan Jokowi yang hendak merebut Partai Demokrat. 

"Kami memandang perlu dan penting untuk memberikan penjelasan tentang duduk perkara yang sebenarnya yaitu, tentang adanya gerakan politik yang mengarah kepada upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat," kata AHY dalam konferensi pers, Senin (1/2/2021).

Selain itu, AHY juga sudah mengirimkan surat secara resmi kepada Presiden Jokowi untuk mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi terkait kebenaran berita yang diterimanya.

AYO BACA : Dulu SBY Disebut Jenderal Kekanak-kanakan Oleh TK, Kini AHY Diminta Jangan Baperan oleh Moeldoko

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono