Nasional

Antisipasi Warga Tolak Divaksin, Pemkab Tasikmalaya Gandeng Aparat

Oleh: Admin Selasa 02 Feb 2021, 10:39 WIB
ilustrasi vaksin covid-19 (Ayojakarta/Budi Cahyono)

TASIKMALAYA, AYOJAKARTA.COM – Sebagai langkah antisipasi terkait penolakan warga saat divaksin, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya akan melibatkan aparat.

Aparat seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk melakukan sosialisasi dan penjemputan jika masih ada warga yang menolak vaksinasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, Heru Suharto mengatakan, pihaknya telah melibatkan Babibsa dan Bhabinkamtibmas untuk melakukan sosialisasi. Para penerima vaksinasi juga akan didata oleh aparat agar datang ke fasilitas kesehatan yang telah ditentukan sesuai jadwal.

"Kalau tidak hadir, akan dijemput oleh aparat. Karena harus jelas alasannya," kata dia, Senin (1/2).

Terkait pendaftaran vaksinasi, pihaknya akan berkoordinasi dengan aparatur desa, hingga ke tingkat wilayah paling bawah. Sebab, masih banyak masyarakat di Kabupaten Tasikmalaya yang tak memiliki ponsel untuk melakukan pendaftaran secara daring.

"Jadi kita kondisikan melalui RT, RW, dan desa. Itu juga akan melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas," kata dia.

Sementara itu, Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono meyakini seluruh masyarakat akan antusias menyambut vaksinasi Covid-19. Sebab, vaksin Covid-19 sudah dibuktikan halal dan suci oleh MUI, serta telah dijamin oleh BPOM.

"Dengan kita semua (pimpinan daerah) divaksin, vaksin ini benar dan baik," kata dia.

Ia mengaku, setelah melakukan vaksinasi tak ada efek samping yang dirasakannya. Ia bahkan akan berativitas seperti biasa. "Nanti juga mau main bola," kata dia.

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono