Nasional

VAKSINASI PERDANA COVID-19: Jokowi Sebut Vaksinasi Berlanjut hingga Tingkat Kabupaten dan Kota di 34 Provinsi

Oleh: Admin Rabu 13 Jan 2021, 11:38 WIB
Presiden Joko Widodo sesaat sebelum divaksin, Rabu (13/1/2021) (Twitter Jokowi)

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pidatonya setelah mendapatkan suntikan vaksin Sinovac pada Rabu (13/1/2021) pagi. Dalam pidato tersebut, Jokowi mengatakan setelah melakukan vaksinasi perdana yang bertempat di Istana Merdeka Jakarta, pemerintah akan terus melanjutkan vaksinasi tersebut hingga tingkat kabupaten dan kota.

“Setelah kita melakukan vaksinasi perdana ini, nanti akan terus dilakukan vaksinasi di seluruh provinsi, kabupaten, kota di seluruh tanah air,” ujar Jokowi dalam keterangannya melalui YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (13/1/2021).

AYO BACA : Jadi Vaksinator Perdana, Dokter Abdul Muthalib Mengaku Grogi

Dia menegaskan, pemerintah langsung melaksanakan vaksinasi Covid-19 setelah mendapatkan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Tidak hanya mengantongi izin darurat tersebut, pemerintah berani melakukan vaksinasi karena kehalalan vaksin asal Tiongkok itu sudah mendapatkan fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

AYO BACA : VAKSINASI PERDANA COVID-19: Dokter Tirta Puji Jokowi. Angkat Topi Pak, Sampean Sangar!

“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” tutur Jokowi.

Jokowi menilai, vaksinasi Covid-19 penting dilakukan untuk memutus rantai penularan virus Covid-19. Selain itu, kata dia, vaksinasi dapat memberikan perlindungan kesehatan, keselamatan, keamanan, dan membantu percepatan proses pemulihan ekonomi bagi masyarakat Indonesia.

Dia menegaskan, kendati vaksinasi telah dijalankan, siapapun tetap akan melaksanakan protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, serta menghindari kerumunan.

“Disiplin protokol kesehatan ini tetap harus kita lakukan,” tegasnya. 

AYO BACA : PRESIDEN JOKOWI DIVAKSIN PERDANA COVID-19

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono