Nasional

SRIWIJAYA AIR HILANG KONTAK: Keluarga Sebut Fadly Satrianto Pribadi Periang, Paling Rame, dan Dekat dengan Keluarga

Oleh: Admin Minggu 10 Jan 2021, 15:16 WIB
Dokter Juan Setyadi, kakak kandung Fadly Satrianto saat sesi wawancara di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, Minggu (10/1/2021). (Ayosurabaya/Praditya)

SURABAYA, AYOJAKARTA.COM -- Dokter Juan Setyadi berusaha tegar saat dijumpai awak media di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, Minggu (10/1/2021). Ekspresinya menahan tangis, berupaya tersenyum.

Juan merupakan kakak kandung dari Fadly Satrianto, penumpang Sriwijaya Air SJ182 yang mengalami lost contact pada Sabtu (9/1/2021). Ia mengatakan, adik bungsunya itu jarang berkomunikasi dengan dia dan kakak keduanya.

Ia menyebut, dengaan kesibukan masing-masing, membuat waktu berkumpul keluarga menjadi berkurang. Kendati demikian, ia dan keluarga mengaku sangat menyayangi Fadly.

AYO BACA : SRIWIJAYA AIR HILANG KONTAK: Kisah Fadly Satrianto, Alumni Hukum Unair hingga Sekolah Pendidikan Pesawat

"Dia (Fadly) adik saya nomor 3 ini sering melakukan komunikasi dengan ibu saya, kalau saya sama adik yang nomor dua ini memang memiliki kesibukan sehingga kami jarang berkabar. Cuma karena beliau terpisah jarak dengan Saya dan adik saya yang kedua jadi jarang berkomunikasi dan ketemu," kata Fadly kepada awak media, Minggu (10/1/2021).

Juan pun membenarkan bahwa Fadly duduk di seet nomor 40 dalam pesawat SJ 182. Namun, Juan menegaskan kala itu Fadly hanya sebagai ekstra kru.

"Sebagai esktra kru, seet nomor 40. Beliau (Fadly) ini menaiki Sriwijaya menuju Pontianak dan selanjutnya beliau punya misi untuk mengendarai pesawat lain dengan tujuan yang lain," sambungnya.

AYO BACA : SRIWIJAYA AIR HILANG KONTAK: Kopaska Temukan Ban Pesawat dan Celana Anak Kecil Warna Pink

Dokter spesialis anastesi itu menjelaskan, sebelum musibah, adiknya dikenal sebagai pribadi yang ramah, periang, dan pekerja keras. Selain itu, ia mengaku sangat dekat kendati jarang berkomunikasi secara intens.

"Sangat bekerja keras, di mata keluarga adik ini termasuk yang paling periang, paling bontot dibanding yang lainnya, paling rame, dan paling dekat dengan keluarga, seperti ibu saya," tandas dia.

Lantaran kesibukannya bertugas di Madura dan adik keduanya Surabaya, Juan mengaku berkomunikasi dan bertemu langsung menjadi hal langka.

Seperti diketahui pesawat Sriwijaya Air SJ 182 hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) siang sekitar pukul 14.40 WIB atau 4 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. Ketika itu, pesawat tersebut hilang kontak di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang.

Di dalam tesawat, terdapat 62 orang yang terdiri dari tujuh anak-anak, tiga bayi, 12 kru, dan 40 penumpang dewasa. 

Pesawat SJ 182 sempat keluar jalur, menuju arah barat laut pada pukul 14.40. Lalu, pihak Air Traffic Controller (ATC) kemudian menanyakan pilot terkait arah terbang pesawat. Tapi, dalam hitungan detik, pesawat dilaporkan hilang kontak. (Praditya)

AYO BACA : SRIWIJAYA AIR HILANG KONTAK: Denjaka Temukan Plat Besi Panjang 3 Meter hingga Serpihan Badan Pesawat

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono