TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah cukup optimis untuk melakukan vaksinasi Covid-19 pada kuartal I 2021. Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tramidzi, mengatakan pihaknya akan memulai vaksinasi pada minggu ke-2 atau 3 dari Januari 2021.
PT. Bio Farma menuturkan, Vaksin Covid-19 Sinovac dalam bentuk produk jadi yang sudah tiba di Indonesia pada 7 Desember 2020, suda mulai didistribusikan dari Bio Farma ke seluruh provinsi di Indonesia.
“Pengiriman vaksin ini, dimulai tanggal 3 Januari 2021, hingga tanggal 5 Januari 2021,” ujar Bambang Herianto, Juru Bicara Vaksin Covid-19 PT Bio Farma, kepada Ayojakarta, Senin (4/1/2021).
Bambang mengungkap, hari ini (4/1/2021) ada 18 provinsi yang akan menerima vaksin Sinovac. Ke-18 provinsi tersebut adalah:
1. DKI Jakarta
2. Yogya
3. NTB
4. Gorontalo
5. NTT
6. Kalsel
7. Sultra
8. Kaltim
AYO BACA : BPOM Tegaskan Akan Merujuk Pada WHO dan FDA untuk Izin Edar Vaksin Covid-19 di Indonesia
9. Kalbar
10. Kalteng
11. Sumut
12. Sulsel
13. Sulteng
14. Bangka Belitung
15. Aceh
16. Kepri
17. Papua Barat
18. Sulut
Sedangkan pada tanggal 3 Januari 2021 sudah dikirimkan ke-14 provinsi. Bambang mengungkap saat ini, 14 provinsi tersebut sudah menerima vaksin dengan baik di masing-masing Dinas Kesehatan Provinsi. Adapun daftar ke-14 provinsi tersebut yakni:
1. Jateng
AYO BACA : Dikawal Ketat Polisi, Vaksin Covid-19 Tiba di Surabaya
2. Jatim
3. Bali
4. Banten
5. Bengkulu
6. Sumbar
7. Lampung
8. Riau
9. Sumsel
10. Jambi
11. Kaltara
12. Papua
13. Malut
14. Maluku
Tidak hanya sampai itu, PT Bio Farma juga akan mendistribusikan sisa provinsi yang belum menerima vaksin pada esok hari yaitu 5 Januari 2021. Sisa provinsi yang belum mendapatkan kiriman vaksin yaitu Provinsi Jawa Barat dan Sulawesi Barat.
“Meskipun vaksin ini sudah didistribusikan, akan tetapi penggunaan vaksin ini, tetap harus menunggu Izin Penggunaan Darurat (Emergency Use Authorization) dari Badan POM RI,” tegas Bambang.
AYO BACA : Pemerintah Jamin Vaksin Sinovac Aman, Ini Prioritas Vaksinasi