Nasional

Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus 706.837 (Update 26 Desember 2020)

Oleh: Admin Sabtu 26 Des 2020, 16:04 WIB
ilustrasi wabah virus corona/ shutterstock

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Hari ini, Sabtu (26/12/2020), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat ada penambahan sebanyak 6.740 kasus kasus positif Covid-19 di Indonesia. Penambahan hari ini menjadikan total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia mencapai 706.837 kasus.

Angka itu termasuk 109.150 kasus aktif, 576.693 total kasus sembuh dengan penambahan 6.389 kasus yang berhasil disembuhkan, serta 20.994 kasus meninggal dunia dengan penambahan 147 kasus meninggal. 

Selain itu, hari ini juga tercatat ada 68.061 orang yang masuk dalam kategori suspek dengan jumlah sample sebanyak 44.581.

Rekor kasus tertinggi di Indonesia terjadi pada 4 Desember yaitu sebanyak 8.369 kasus. Rekor tersebut dihasilkan dengan jumlah sampel tes mencapai 62.397.

Berikut Ayojakarta rangkum kasus harian Covid-19 secara nasional selama sepekan belakang, yang bersumber dari covid19.go.id:

20 Desember: 6.982 kasus
 
21 Desember: 6.848 kasus

22 Desember: 6.347 kasus

AYO BACA : Usai Dilantik, Sandiaga Uno Ingin 'Gercep' Kerja

23 Desember: 7.514 kasus

24 Desember: 7.199 kasus

25 Desember: 7.259 kasus

26 Desember: 6.740 kasus

Pemerintah akhirnya mengumumkan bahwa vaksin Covid-19 dapat diakses untuk seluruh warga negara Indonesia secara gratis. Hal ini diumumkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pernyataan persnya, Rabu (16/12/2020).

Pernyataan tersebut mengubah rencana pemerintah yang tadinya akan membagi kelompok vaksinasi ke dalam dua bagian, yaitu vaksin gratis dan vaksin mandiri. Jokowi memutuskan vaksin gratis untuk seluruh warga setelah adanya perhitungan ulang anggaran negara.

Sebelumnya, banyak masyarakat dan kelompok tertentu yang mendesak agar pemerintah mau memberikan vaksin gratis kepada seluruh rakyat Indonesia. Hal ini menyusul karena banyaknya negara yang menggratiskan vaksinnya untuk warga negaranya, tanpa terkecuali.

Selain itu, Jokowi juga mengatakan akan menjadi orang pertama yang divaksin Covid-19. Hal ini untuk menumbuhkan rasa percaya pada masyarakat bahwa vaksin tersebut memang terbukti aman dan efektif.

AYO BACA : 90 Sekolah di Kota Bekasi Ajukan Simulasi Belajar Tatap Muka

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati