Nasional

Angka Kematian Covid-19 Catat Rekor, 258 Orang Meninggal dalam Sehari

Oleh: Admin Jumat 25 Des 2020, 16:13 WIB
Angka Kematian Covid-19 Catat Rekor, 258 Orang Meninggal dalam Sehari/ilustrasi

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM –Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat ada penambahan sebanyak 7.259 kasus kasus positif Covid-19 di Indonesia sampai dengan hari ini, Jumat (25 Desember 2020).

Dengan tambahan tersebut, total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia mencapai 700.097 kasus.

Angka itu termasuk 108.946 kasus aktif, 570.304 total kasus sembuh dengan penambahan 6.324 kasus yang berhasil disembuhkan, serta 20.847 kasus meninggal dunia dengan penambahan 258 kasus meninggal selama 24 jam kemarin.

Angka meninggal yang dikonfirmasi hari ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah Covid-19 di Indonesia.

Selain itu, hari ini juga tercatat ada 67.464 orang yang masuk dalam kategori suspek dengan jumlah sample sebanyak 50.393.

Rekor kasus tertinggi di Indonesia terjadi pada 4 Desember yaitu sebanyak 8.369 kasus. Rekor tersebut dihasilkan dengan jumlah sampel tes mencapai 62.397.

Berikut Ayojakarta rangkum kasus harian Covid-19 secara nasional selama sepekan belakang, yang bersumber dari covid19.go.id:

19 Desember: 7.751 kasus

20 Desember: 6.982 kasus

21 Desember: 6.848 kasus

22 Desember: 6.347 kasus

23 Desember: 7.514 kasus

24 Desember: 7.199 kasus

25 Desember: 7.259 kasus

VAKSINASI

Pemerintah mengumumkan bahwa vaksin Covid-19 dapat diakses untuk seluruh warga negara Indonesia secara gratis. Hal ini diumumkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pernyataan persnya, Rabu (16/12/2020).

Pernyataan tersebut mengubah rencana pemerintah yang tadinya akan membagi kelompok vaksinasi ke dalam dua bagian, yaitu vaksin gratis dan vaksin mandiri. Jokowi memutuskan vaksin gratis untuk seluruh warga setelah adanya perhitungan ulang anggaran negara.

Sebelumnya, banyak masyarakat dan kelompok tertentu yang mendesak agar pemerintah mau memberikan vaksin gratis kepada seluruh rakyat Indonesia. Hal ini menyusul karena banyaknya negara yang menggratiskan vaksinnya untuk warga negaranya, tanpa terkecuali.

Selain itu, Presiden Jokowi mengatakan akan menjadi orang pertama yang divaksin Covid-19. Hal ini untuk menumbuhkan rasa percaya pada masyarakat bahwa vaksin tersebut memang terbukti aman dan efektif.

Reporter Admin
Editor Eries Adlin