Nasional

Warga Syiah dan Ahmadiyah Indonesia Dapat Perhatian dari Menag Gus Yaqut

Oleh: Admin Jumat 25 Des 2020, 09:28 WIB
Menag Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut/ instagram

SEMARANG, AYOJAKARTA.COM - Jabatan Menteri Agama yang kini diduduki Yaqut Cholil Qoumas, membawa angin sejuk bagi umat minoritas di Indonesia. Pasalnya, Gus Yaqut, sapaan akrab sang menteri, tak menginginkan ada peristiwa minoritas terusir dari kampung halamannya.

Informasi terkini, Menag akan mengafirmasi hak untuk beragama kepada warga Syiah dan Ahmadiyah Indonesia. Gus Yaqut juga menyatakan bahwa Kementerian Agama akan memfasilitasi dialog lebih intensif untuk menjembatani perbedaan yang ada.

Pernyataan itu merespons permintaan Guru Besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Azyumardi Azra agar pemerintah mengafirmasi urusan minoritas. Hal ini disampaikan secara daring pada forum Professor Talk Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia di Jakarta, Selasa (15/12/2020).

AYO BACA : Pesan Natal dari Menag Gus Yaqut

Sedangkan banyak pihak yang mengecam setelah Gus Yaqut mengeluarkan pernyataan akan melindungi Syiah dan Ahmadiyah tersebut. Sebab kedua kelompok itu dinilai aliran sesat oleh masyarakat.

Disisi lain, langkah itu didukung oleh Pengamat politik dan bangsa Toni Rosyd. Ia menilai Gus Yaqut bisa menjadi neo Gus Dur dengan kebijakan tak terduganya.

"Dalam membuat kebijakan harus out of the box. Tidak kaku, harus berani mengambil keputusan yang tidak terpikirkan dari prediksi-prediksi orang selama ini," katanya melalui channel youtube PadasukaTV Kamis (24/12/2020).

Toni Rosyd mengingatkan sosok Gus Dur setiap mengambil keputusan tidak pernah ada yang menduga. Bahkan Gus Dur pernah membela Ahmadiyah yang dihujat banyak orang bukan karena alirannya, melainkan sisi kemanusiaannya.

AYO BACA : Kunjungi Gereja Bersejarah di Semarang, Menag Pastikan Sebagai Menteri Semua Agama

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati