TEBET, AYOJAKARTA.COM – Hari ini, Jumat (18/12/2020), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat ada penambahan sebanyak 6.689 kasus kasus positif Covid-19 di Indonesia. Penambahan hari ini menjadikan total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia mencapai 650.197 kasus.
Angka itu termasuk 98.688 kasus aktif, 531.995 total kasus sembuh dengan penambahan 5.016 kasus yang berhasil disembuhkan, serta 19.514 kasus meninggal dunia dengan penambahan 124 kasus meninggal. Tidak hanya itu, hari ini juga tercatat ada 62.717 orang yang masuk dalam kategori suspek dengan jumlah sample sebanyak 67.678.
Rekor kasus tertinggi di Indonesia terjadi pada 4 Desember yaitu sebanyak 8.369 kasus. Rekor tersebut dihasilkan dengan jumlah sampel tes mencapai 62.397.
Berikut Ayojakarta rangkum kasus harian Covid-19 secara nasional selama sepekan belakang, yang bersumber dari covid19.go.id:
AYO BACA : Aksi 1812 Dibubarkan Paksa Polisi, Sebagian Melawan dengan Takbir
12 Desember: 6.388 kasus
13 Desember: 6.189 kasus
14 Desember: 5.489 kasus
15 Desember: 6.120 kasus
AYO BACA : Merasa Patuhi Protokol Kesehatan, Pevita Pearce Tak Menyangka Positif Covid-19
16 Desember: 6.725 kasus
17 Desember: 7.354 kasus
18 Desember: 6.689 kasus
Pemerintah akhirnya mengumumkan bahwa vaksin Covid-19 dapat diakses untuk seluruh warga negara Indonesia secara gratis. Hal ini diumumkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pernyataan persnya, Rabu (16/12/2020).
Pernyataan tersebut mengubah rencana pemerintah yang tadinya akan membagi kelompok vaksinasi ke dalam dua bagian, yaitu vaksin gratis dan vaksin mandiri. Jokowi memutuskan vaksin gratis untuk seluruh warga setelah adanya perhitungan ulang anggaran negara.
Sebelumnya, banyak masyarakat dan kelompok tertentu yang mendesak agar pemerintah mau memberikan vaksin gratis kepada seluruh rakyat Indonesia. Hal ini menyusul karena banyaknya negara yang menggratiskan vaksinnya untuk warga negaranya, tanpa terkecuali.
Selain itu, Jokowi juga mengatakan akan menjadi orang pertama yang divaksin Covid-19. Hal ini untuk menumbuhkan rasa percaya pada masyarakat bahwa vaksin tersebut memang terbukti aman dan efektif.
AYO BACA : Politikus PAN DPR Sebut Kebijakan Tes Antigen Covid-19 Memberatkan Masyarakat