Nasional

RK Bilang Mahfud Harus Tanggung Jawab, Mahfud Jelasin via Twitter, RK Jawab Lagi

Oleh: Admin Rabu 16 Des 2020, 20:14 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil/ayobandung

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM –Ridwan Kamil dan Moh. Mahfud MD saling berkirim kicauan via Twitter terkait dengan kerumunan yang muncul di bandar udara Soekarno-Hatta.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat itu menyebut Menkopolhukam harus bertanggung jawab juga atas munculnya kerumuman di bandara Soekarno-Hatta saat kepulangan Rizieq Shihab pada 10 November.

Hal itu disampaikan RK dalam keterangannya kepada pers. Keinginan Gubernur Ridwan kemudian ditanggapi oleh Mahfud MD lewat kicauan di akun Twitter pribadinya, @mohmahfudmd, Rabu 16 Desember 2020.

“Siap, Kang RK. Sy bertanggungjawab. Sy yg umumkan HRS diizinkan pulang ke Indonesia krn dia punya hak hukum utk pulang. Sy jg yg mengumumkan HRS blh dijemput asal tertib dan tak melanggar protokol kesehatan. Sy jg yg minta HRS diantar sampai ke Petamburan.”

Demikian kicauan Mahfud menanggapi RK, begitu Ridwan Kamil biasa dipanggil, sambil menyertakan postingan berita berisi pernyataan Gubernur Jawa Barat itu.

“Diskresi pemerintah diberikan utk penjemputan, pengamanan, dan pengantaran dari bandara sampai ke Petamburan. Itu sdh berjalan tertib sampai HRS benar2 tiba di Petamburan sore. Tp acr pd malam dan hari2 berikutnya yg menimbulkan kerumunan orang sdh di luar diskresi yg sy umumkan.”

Begitu penjelasan lanjutan dari Mahfud. Kemudian Menko Polhukam itu menyertakan tayangan video saat dirinya memberikan penjelasan tentang kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab ke Indonesia.

“Kang RK, Ini pengumuman sy ttg kepulangan HRS. Clear, ada syarat tertib dan ikut protokol kesehatan. https://youtu.be/9sJtpHyEd_E lewat @YouTube.”

“Ini lagi pengumuman bhw mnrt Menko Polhukam: Kepulangan HRS Adalah Hak yang Harus Dilindungi https://youtu.be/xKNv-UNJ4-Y lewat  @YouTube. Dimana salahnya? Dia kan tak bisa dilarang pulang. Dan diskreasi penjemputannya hrs diantar sampai rumah. Sesudah diantar sampai rumah ya selesai”

Gayung pun bersambut. Ridwan Kamil membalas keterangan Mahfud MD juga melalui akun Twitter.

“Siap pak Mahfud. Pusat daerah hrs sama2 memikul tanggung jawab. Mengapa kerumunan di Bandara yg sgt masif & merugikan kesehatan/ekonomi, tidak ada pemeriksaan sprt halnya kami berkali-kali. Mengapa kepala daerah terus yg hrs dimintai bertanggung jawab. Mhn maaf jika tdk berkenan.”

Begitu kicauan RK melalui akun Twitter pribadinya, @ridwankamil, Rabu 16 Desember 2020. Kemudian RK melanjutkan kicauannya.

“Pesan saya utk HRS & para pemimpin masy, keberhasilan atasi covid ini hrs dua arah, tdk semata pemerintah. Ayo produktif tapi taat prokes. Kasihan nakes tni polri. Harus ada ketaatan. "Ati’ullaha wa ati’ur rasula wa ulil amri minkum"-Taatlah kepadaNya, rasul & pemimpin diantaramu.”

Reporter Admin
Editor Eries Adlin