Nasional

BLT (BSU) Termin 2 Masih Belum Masuk ke BNI, Mandiri, BCA? Ternyata Ada 66 Ribu Rekening Bermasalah!

Oleh: Admin Rabu 16 Des 2020, 16:12 WIB
Ilustrasi

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Kurang lebih dua pekan lagi 2020 berakhir, tetapi masih ada beberapa pekerja yang mengeluhkan dana bantuan langsung tunai (BLT) atau bantuan subsidi upah (BSU) termin 2 belum ditransfer ke rekening BNI, Mandiri, bahkan BCA. Kira-kira apa penyebabnya?

Direktur Utama (Dirut) BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek, Agus Susanto mengungkapkan, ada beberapa rekening bermasalah yang tidak dapat ditransfer dana BLT atau BSU termin 2, sehingga rekening-rekening tersebut harus dikembalikan terlebih dahulu ke BPJamsostek untuk diperbaiki.

“Masih ada 66 ribu rekening yang masih dalam proses tim kami seluruh Indonesia bergerak cepat bekerja 24 jam menghubungi seluruh pihak,” kata Agus di YouTube Forum Merdeka Barat 9, Rabu (16/12/2020).

Agus merinci, per akhir September 2020, sebanyak 12,4 juta rekening diserahkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Setelah dilakukan validasi berlapis, masih ditemukan sebanyak 154 ribu rekening yang tidak bisa ditransfer alias bermasalah.

AYO BACA : Jelang Akhir 2020 Penyaluran BLT (BSU) Termin 2 Baru 89,02%, Ini Kendala Utamanya!

Dari total rekening bermasalah itu, pihak terkait melakukan perbaikan dan sebanyak 87 ribu di antaranya sudah diperbaiki dan diserahkan kepada Kemenaker. Agus bilang, salah satu penyebab yang menyebabkan transfer gagal dilaksanakan yakni karena rekening telah ditutup oleh pekerja.

Kemudian, rekening yang didaftarkan bukan rekening yang terdaftar di Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI).

“Ada juga rekening dibekukan, rekening diblokir, nama rekening tidak sesuai, rekening pasif, nama pasif atau dorman jadi pada waktu validasi rekening ada tapi status rekening tidak diuji dan juga ada rekening pinjaman sehingga saat ditransfer BSU ditolak,” jelasnya.

Berikut Ayojakarta menyarikan alur perbaikan data rekening yang belum dapat tersalurkan dana BSU atau BLT termin 2 berdasarkan penjelasan Kemnaker:

AYO BACA : Jelang Akhir 2020 Penyaluran BLT (BSU) Termin 2 Baru 89,02%, Ini Kendala Utamanya!

1. Data retur dikirimkan oleh Kemnkaer ke BPJamsostek berdasarkan bank penyalur

2. Identifikasi penyebab data retur dan mendiskusikannya dengan pihak bank penyalur

3. Rekening retur dikembalikan kepada peserta melalui perusahaan untuk membuka rekening baru (untuk efektivitas penyaluran direkomendasikan membuka rekening bank himbara).

4. Kemudian, secara kolektif nomor rekening baru dikumpulkan kepada kantor cabang BPJamsostek

5. Data divalidasi dan diverifikasi, setelah itu disampaikan kembali kepada Kemnaker untuk diproses kembali penyaluran BSU melalui bank penyalur

AYO BACA : Keren Bro! Yamaha Rilis All New Aerox 155 Connected MotoGP Edition

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono