AYO BACA : Cukup Tinggi, Kasus Baru Covid-19 di DKI Jakarta 1.506 Kasus per 14 Desember 2020
BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebutkan, mayoritas warga Jawa Barat telah mengetahui informasi soal rencana pemberian vaksin Covid-19 dan bersedia melakukannya. Hanya 9% warga dari survei tersebut yang menyatakan tidak ingin divaksin.
Tidak dijelaskan lebih jauh mengenai jumlah total warga yang diikutkan dalam survei tersebut. Namun, Ridwan Kamil menyebut sebanyak 93% warga sudah mengetahui informasi rencana pemberian vaksin.
"Dari hasil survei, 93% warga Jabar sudah mengetahui vaksinasi, berarti sosialisasi berjalan dengan baik. Dari persepsi vaksin itu, yang tidak bersedia divaksin hanya 9%," ungkapnya di Gedung Sate Bandung, Senin (14/12/2020).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 47,1% warga menyatakan telah yakin dan bersedia untuk diberikan vaksin. Sementara 43,8% belum memutuskan apakah dirinya bersedia atau tidak untuk diberikan vaksin.
"Yang belum memutuskan ada 43,8% dan yang sudah yakin ada 47,1%. Dari yang belum memutuskan itu, alasannya lebih karena ingin mendapat informasi mendalam sebelum berkeyakinan untuk divaksin," ungkapnya.
Sementara itu, dia mengatakan, mayoritas warga yang mengikuti survei menginginkan vaksin yang dibuat di dalam negeri. Angkanya cukup signifikan, yakni mencapai 73,4%.
"Dari 100% warga yang disurvei, sebanyak 73,4% ingin vaksin dalam negeri," ungkapnya. (Nur Khansa)
AYO BACA : Maybank Indonesia Fasilitasi Pembiayaan Vaksin Covid-19 kepada Bio Farma