Nasional

Menjelang Kedatangan Sinovac Kemarin Malam, Menlu Retno Ceritakan Tiap Jam Harus Jaga Komunikasi dengan Pejabat Tiongkok

Oleh: Admin Senin 07 Des 2020, 10:45 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. (Suara.com/Tyo)

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Vaksin Covid-19 asal China, Sinovac, datang ke Indonesia malam tadi sekitar pukul 21.00 WIB. Vaksin tersebut dibawa oleh maskapai Garuda Indonesia dengan pesawat kargo khusus.

Tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, vaksin sebanyak 1,2 juta dosis itu langsung diangkut oleh petugas untuk diamankan. Vaksin-vaksin tersebut dibungkus dengan menggunakan box khusus.

AYO BACA : Pandemi Membuat Vaksinasi Anti Covid-19 Tak Bisa Serentak, Ini Pesan Presiden Jokowi

Namun, dibalik keberhasilan Indonesia untuk mengamankan vaksin, ada cerita yang cukup menguras tenaga dan pikiran di balik usaha mendatangkan vaksin. Cerita tersebut datang dari Menteri Luar Negeri, Retno L.P Marsudi.

Retno membeberkan, untuk kerja sama dengan perusahaan yang memproduksi Vaksin Sinovac, koordinasi insentif selama beberapa minggu terus dia lakukan dengan otoritas Republik Rakyat China (RRC), terutama dengan Menteri Luar Negeri RRT, Wang Yi.

AYO BACA : PSBB Transisi DKI Diperpanjang: Begini Kondisi Kasus Covid-19 Selama 4 Pekan Terakhir

“Di satu dan dua minggu terakhir, komunikasi dengan otoritas RRC sudah tidak dilakukan day by day tetapi hour by hour. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini izinkan saya atas nama pemerintah menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan otoritas RRC yang telah memberikan kerjasama yang baik selama ini,” ucap Retno dalam pernyataan persnya, Senin (7/12/2020).

Selain itu, dia juga mengatakan ada pihak lain yang turut membantu proses komunikasi kedua negara untuk kedatangan Vaksin Sinovac. Pihak tersebut yaitu KBRI Beijing.

Retno menuturkan KBRI Beijing merupakan jembatan vital dalam proses komunikasinya dengan para pejabat RRC. Dia menegaskan, pengiriman Vaksin Sinovac telah melewati seluruh prosedur, baik di Indonesia maupun di RRC.

“Semua dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Dia membeberkan, nantinya diplomasi Indonesia tidak hanya cukup sampai sini, namun akan diteruskan untuk mengawal rencana pengiriman vaksin selanjutnya, yaitu vaksin dalam bentuk curah. Vaksin bentuk curah direncanakan juga akan datang di bulan ini. 

AYO BACA : 1,2 Juta Dosis Vaksin Anti Covid-19 Sinovac Sampai di Indonesia

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati