Nasional

Polda Jabar Imbau Masyarakat Tak Sweeping Produk Asal Prancis

Oleh: Admin Jumat 06 Nov 2020, 11:31 WIB
[Ilustrasi] Koordinator aksi M Hafiz menyampaikan orasinya saat aksi seruan boikot produk Prancis di Mataram, NTB, Rabu (4/11). Aksi protes terhadap pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Macron meluas. (dok Republika))

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Polda Jabar akan melakukan pengawasan dan mengimbau agar masyarakat tidak melakukan sweeping terhadap produk asal Prancis. Hal itu berkaitan adanya sweeping terhadap produk asal Prancis.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi A Chaniago, mengatakan antisipasi dilakukan dengan melakukan pengawasan, serta memberi imbauan pada masyarakat.

"Misalnya, di Bandung produk dari Prancis yang dijual, tentunya kita melakukan pengawasan secara terbuka, tertutup, dengan patroli. Imbauan juga untuk masyarakat untuk tidak dilakukan sweeping-sweeping," ujar Erdi, Jumat (6/11/2020).

Erdi menuturkan, lebih baik masyarakat menjaga kesehatan dan mencegah terjadinya penularan. Di masa pandemi seperti ini sangat rawan jika masyarakat melakukan kerumunan.

"Di situasi pandemi ini, yang kita harapkan supaya menjaga kesehatan saja dulu, fokuskan kita tentu untuk menyelesaikan pandemi sekarang ini yang dirasakan, fokus jaga kesehatan," tuturnya.

Sebelumnya, Polri mengingatkan aksi boikot jangan sampai melanggar hukum seperti melakukan sweeping. Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono, mengatakan akan melakukan deteksi untuk menghindari adanya aksi sweeping yang dilakukan di media sosial.

"Tentunya terkait dengan ajakan boikot produk Prancis, itu yang menjadi bahan masukan kepolisian untuk melaksanakan langkah-langkah lebih lanjut. Jadi, pimpinan Polri telah memerintahkan jajaran khusunya jajaran Bareskrim deteksi dini aksi-aksi berkaitan dengan ajakan yang ada di medsos," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (4/11/2020). (Fichri Hakiim)

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono