Nasional

Kartu Prakerja Gelombang 9 Masih Bisa Tentukan Nasib hingga Hari Ini! Cepat Beli Pelatihan Pertamamu, Ini Caranya!

Oleh: Admin Jumat 23 Okt 2020, 10:06 WIB
ilustrasi mengakses kartu prakerja/ suara.com

TEBET, AYOJAKARTA.COM –  Penerima Kartu Prakerja gelombang 9 masih mempunyai waktu hingga pukul 23.59 WIB malam ini untuk mendapatkan insentif uang tunai.

Sebelumnya, Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja memberikan imbauan kepada para penerima Kartu Prakerja gelombang 9. Imbauan tersebut diberikan kepada mereka yang belum membeli pelatihan pertama sejak saldo mereka masuk ke dalam dashboard.

“Bagi sobat Prakerja yang sudah lolos gelombang 9, namun belum membeli pelatihan pertama, segera beli pelatihan pertamamu sekarang juga,” tulis salah satu isi unggahannya dalam laman @prakerja.go.id, Selasa (20/10/2020).

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020, bahwa setiap penerima Kartu Prakerja memiliki waktu 30 hari untuk membeli pelatihan pertama sejak mendapatkan SMS pengumuman dari Kartu Prakerja.

Apabila lewat dari 23 Oktober 2020 pukul 23.59 WIB dan penerima belum membeli pelatihan pertama, maka kepesertaan penerima Kartu Prakerja gelombang 9 akan dicabut.

AYO BACA : Pencairan KJP Plus Tahap 2 Masih Proses, Cek Kepastian Nama Lewat 7 Langkah Ini di Ponsel!

Lantas bagaimana cara untuk membeli pelatihan pertama dan mengamankan insentif agar tidak hangus? Berikut Ayojakarta merangkum tata cara membeli pelatihan:

1. Pilih salah satu dari 7 platform yang ada di dashboard Kartu Prakerja, baik sesuai skill maupun minat

2. Anda akan diarahkan ke laman baru dan tata cara membeli pelatihan dengan kategori ‘Kartu Prakerja’

3. Jika sudah memilih program pelatihan, klik tombol ‘Beli’

4. Salin nomor Kartu Prakerja Anda di laman dashboard

AYO BACA : Bertemu Jokowi, Muhammadiyah Usul Tunda Pemberlakuan UU Cipta Kerja

5. Tempel nomor Kartu Prakerja yang sudah disalin ke menu pembelian pelatihan

6. Tunggu hingga transaksi berhasil

Sebelumnya, Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja telah mencabut status kepesertaan sebesar 344.959 orang. Hal itu diungkap oleh Head of Communication Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu.

344.959 orang didapat dari pencabutan peserta di gelombang 1 hingga gelombang 8. 

"Dari gelombang 1 hingga 8 kami telah mencabut kepesertaan dari 344.959 penerima Kartu Prakerja," ujar Louisa kepada Ayojakarta, Jumat (23/9/2020).

Saat ini, Kartu Prakerja bekerjasama dengan 7 mitra pelatihan. Mereka adalah Kemnaker, Pijar Mahir, Tokopedia, Mau Belajar, Bukalapak, Pintaria, dan Sekolahmu.

Dalam 7 mitra pelatihan tersebut, ada banyak pelatihan yang dapat diambil oleh para penerima Kartu Prakerja, baik yang sesuai dengan skill maupun minat. Nantinya, mereka harus menyelesaikan pelatihan yang dipilih untuk mendapatkan sertifikat dan mencairkan insentif.

Peserta Kartu Prakerja akan mendapatkan insentif berupa bantuan dari pemerintah sebesar Rp 3,55 juta. Rinciannya, peserta akan mendapatkan uang bantuan pelatihan sebesar Rp 1 juta (tidak bisa dicairkan), insentif pasca-pelatihan Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan, dan insentif survei sebesar Rp 50 ribu untuk tiga kali atau Rp 150 ribu.

AYO BACA : PENCAIRAN BLT GURU HONORER: Kemenkeu Bilang Bakal Segera Cair Setelah Finalisasi Rampung

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati