Nasional

Kota Jakarta Timur Tercatat 2.600 Kasus Aktif Covid-19, Paling Tinggi se-Indonesia!

Oleh: Admin Rabu 14 Okt 2020, 17:16 WIB
Ilustrasi

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 merilis kota atau kabupaten yang memiliki kasus aktif Covid-19 tinggi per 11 Oktober 2020. Tercatat, Jakarta Timur memperoleh jumlah kasus aktif terbanyak.

Kasus aktif Covid-19 merupakan pasien yang positif dan masih dalam proses penyembuhan. Kelima kota di wilayah DKI Jakarta masuk dalam data tersebut dan jumlah kasus aktif di Jakarta Timur sebanyak 2.600 kasus.

“Ada 12 kabupaten/kota tertinggi kasus aktif per 11 Oktober ya, semua kota, kecuali satu, Kabupaten bogor. Tertinggi Jakarta Timur dengan 2.600 kasus aktif dan terendah Kota Ambon 1.126 kasus aktif,” ujar Kabid Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, Dewi Nur Aisyah, dalam siaran pers YouTube BNPB, Rabu (14/10/2020).

AYO BACA : Kasus Aktif dan Harian Covid-19 di DKI Jakarta Menurun (Update 14 Oktober 2020)

Sementara itu, Jakarta Selatan memiliki jumlah kasus aktif sebanyak 2.439 kasus, Jakarta Barat 2.248 kasus, Jakarta Pusat 2.009 kasus dan Jakarta Utara 1.194 kasus.

Selain seluruh wilayah di DKI Jakarta, 7 kota atau kabupaten lainnya yang memiliki lebih dari 1000 kasus aktif ialah Kota Ambon 1.126 kasus, Kabupaten Bogor 1.374 kasus, Kota Depok 1.606 kasus, Kota Bekasi 1.688 kasus, Kota Jayapura 1.751 kasus, Kota Padang 1.855 kasus, dan Kota Pekanbaru 2.330 kasus.

Dari 12 kota atau kabupaten itu, kasus kematian tertinggi ada di Jakarta Pusat, dengan persentase kematian 2,62% atau sejumlah 409 orang. Namun, memang kasus kesembuhan terbanyak rata-rata ada di wilayah DKI Jakarta, tertinggi di Jakarta Timur yakni mencapai 12.053 orang.

AYO BACA : Angka Positif Covid-19 Indonesia Kembali Catatkan 4 Ribuan Kasus (Update 14 Oktober 2020)

“Ini juga hebat orang banyak sakit, tapi dikejar kesembuhannya, testingnya juga sangat tinggi, jadi dapat dengan cepat menangkap orang-orang yang mungkin kontak erat dengan pasien positif,” ucap Dewi.

Dewi melanjutkan, masih banyaknya kasus aktif diatas 1.000 kasus ini menandakan bagaimana kesiapan suatu wilayah dalam penanganan Covid-19 ini.

“Artinya apa? Implikasinya adalah kesiapan kita dalam penanganan. Bagaimana kita bisa pengendalian penularan. Dan yang ketiga adalah bagaimana kita dapat memutus rantai penularan yang ada di wilayah-wilayah ini agar tidak terjadi penambahan kasus yang jauh lebih tinggi lagi," lanjutnya.

Selain itu, saat ini ada 16 kabupaten dan kota memiliki kasus aktif Covid-19 pada rentang 500 sampai 1.000. Yaitu, Kota Medan 951 kasus, Bekasi 863 kasus, Kota Kendari 774 kasus, Kota Samarinda 772 kasus, Kota Sorong 767 kasus, Tangerang 698 kasus dan Kota Balikpapan 695 kasus.

Selanjutnya, ada Kota Makassar 693 kasus, Kutai Kartanegara 666 kasus, Kota Surabaya 641 kasus, Kota Semarang 603 kasus, Mimika 578 kasus, Kota Banda Aceh 568 kasus, Kota Bogor 557 kasus, Kota Bandung 544 kasus dan Kota Palembang 514 kasus.

“Ini harus hati-hati, jangan sampai kasusnya ikut naik dengan tinggi kemudian besar lagi jumlah kasus aktifnya,” tandasnya.

AYO BACA : Lawan Covid-19, Yamaha Konsisten Adakan Penyemprotan Disinfektan Gratis

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono