MATRAMAN, AYOJAKARTA.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa 17% masyarakat Indonesia meyakini tidak akan terpapar Covid-19. Data ini berdasarkan hasil survei daring secara nasional sejak 7-14 September 2020.
Menanggapi hal itu, Kepala Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengatakan, angka 17% setara dengan 45 juta warga negara Indonesia yang merasa aman dari Covid-19. Menurutnya, jumlah ini perlu menjadi perhatian khusus bagi pemerintah.
AYO BACA : PILKADA SERENTAK 2020: Masalah Tak Hanya Covid-19, Presiden Jokowi Belum Lantik Sekjen KPU
"Kita lihat masih ada 17% masyarakat kita yang merasa tidak akan terpapar Covid-19. Kalau 17% dari jumlah penduduk kita 270 juta orang, berarti ini hampir 45 juta orang Indonesia merasa tidak akan terpapar Covid," katanya saat telekonferensi pers dari Graha BNPB, Senin (28/9/2020).
Menurut Doni, Covid-19 telah dinyatakan sebagai pandemi oleh organisasi kesehatan dunia (WHO). Artinya, saat ini tidak ada tempat yang bisa dikatakan aman dari penyakit ini.
AYO BACA : Kasus Positif Covid-19 di DKI Jakarta Turun di Bawah 1.000 Kasus (Update 28 September 2020)
"Padahal kita semua tahu status yang kita hadapi sekarang ini adalah pandemi. Artinya boleh dikatakan tidak ada satu jengkal tanah pun yang bebas dari Covid," jelasnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, penularan Covid-19 terjadi antarmanusia sehingga potensi terpapar pun sangat tinggi. Oleh karena itu, dia meminta masyarakat tidak meremehkan ancaman Covid-19 yang belum ada obatnya.
"Masalahnya, Covid ini ditularkan itu bukan hewan tetapi manusia. Nah ada orang yang terinveksi covid tapi tanpa gejala, dia ini sebagai carier atau pembawa. Kalau seandainya ada yang merasa tidak terpapar covid lantas ada di antara mereka yang terpapar, cepat atau lambat pasti akan tertular," ungkapnya.
AYO BACA : Pemilik Usaha Kafe dan Hiburan Malam, Tolong Kerjasamanya. Ini Pesan Pak Wali Kota Bekasi!