Nasional

Anggota Komisi X DPR Minta Ospek Cara Lama Tidak Digunakan

Oleh: Admin Jumat 18 Sep 2020, 11:13 WIB
Kegiatan Ospek Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang viral di media sosial. (tangkapan layar twitter)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Kegiatan orientasi pengenalan kampus (Ospek) secara daring yang digelar Universitas Negeri Surabaya (Unesa) viral di media sosial.

Dalam video ospek yang beredar luas di media sosial menggambarkan kegiatan ospek dengan cara lama, yakni menggertak untuk menunjukkan senioritas dari panitia ospek kepada mahasiswa baru karena dianggap tidak disiplin.

Kegiatan ospek Unesa tersebut mendapatkan perhatian khusus dari anggota Komisi X DPR 2I, Yoyok Sukawi, yang meminta ospek cara lama tidak lagi digunakan di masa sekarang.

AYO BACA : Komisi X DPR Sebut Gugus Tugas Belum Rekomendasi Kegiatan Olahraga

Yoyok dengan tegas meminta kepada semua univeritas maupun lembaga pendidikan di Indonesia, baik negeri dan swasta untuk selalu mengawasi dan mengontrol kegiatan ospek.

Menurut Yoyok Sukawi, kegiatan pengenalan kampus dengan gertakan-gertakan yang meruntuhkan mental mahasiswa baru sudah tidak relevan dengan perkembangan teknologi modern seperti sekarang ini.

“Jujur saya sangat menyayangkan kegiatan tersebut. Senior yang melakukan gertakan dan memarahi junior dengan semena-mena sudah tidak zamannya lagi. Ospek sebetulnya harus dimanfaatkan dengan bijak dan pihak kampus harusnya aktif mengontrol,” tandas Yoyok Sukawi, Jumat (18/9/20).

AYO BACA : Komisi X Sesalkan Persoalan Pengadaan Komputer dengan Sistem e-Katalog di Jawa Tengah

Menurut anggota DPR RI asal Partai Demokrat ini, panitia ospek harusnya melakukan kegiatan yang berdampak positif supaya mengangkat semangat mahasiswa baru dalam mengarungi pendidikan di perguruan tinggi.

“Ospeknya harusnya menyenangkan untuk mahasiswa baru. Kalau ospeknya sudah berkesan baik, pasti adik-adik maba (mahasiswa baru) juga lebih semangat dalam menimba ilmu dan aktif di organisasi kampus,” imbuhnya.

Di sisi lain, Yoyok juga mengapresiasi sikap kesatria panitia ospek dan dosen pembimbing di FIP Unesa yang sudah mendatangi rumah mahasiswa baru yang mendapat bentakan saat ospek beberapa waktu lalu. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang lagi di dunia pendidikan Indonesia.

“Saya tetap mengapresiasi langkah panitia ospek dan perwakilan dosen yang sudah meminta maaf langsung ke maba yang bersangkutan. Jadikan ini semua pembelajaran untuk dunia pendidikan Indonesia supaya tidak terulang lagi kedepannya,” pungkas Yoyok.

AYO BACA : Polemik POP, Yoyok Sukawi: Kemendikbud Harus Berani Batalkan Hibah ke Perusahaan Besar

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono