TEBET, AYOJAKARTA.COM – Manajemen Kartu Prakerja sedang menyiapkan rencana untuk pembukaan program gelombang 8. Pelaksana Kartu Prakerja baru saja menutup pendaftaran gelombang 7 pada Senin 7 September 2020.
Manajemen Kartu Prakerja hanya membutuhkan waktu 5 hari saja dari awal pembukaan gelombang 7 hingga penutupan. Nantinya, hanya 800 ribu peserta yang dinyatakan lolos sebagai penerima Kartu Prakerja dari total pendaftar mencapai 2,8 juta orang.
Berdasarkan hitungan Ayojakarta, dari gelombang 1 hingga 7, sudah ada total sekitar 3,877 juta orang yang menjadi penerima subsidi pemerintah lewat Kartu Prakerja.
Berikut rincian jumlah peserta masing-masing gelombag:
- Gelombang 1 sebanyak 164 ribu peserta
- Gelombang 2 sebanyak 288.154 peserta
- Gelombang 3 sebanyak 224.657 peserta
- Gelombang 4 sebanyak 800 ribu peserta
- Gelombang 5 sebanyak 800.000 peserta
- Gelombang 6 sebanyak 800.000 peserta
- Gelombang 7 sebanyak 800.000 peserta
Head of Communications Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu, mengatakan akan ada total 5.6 juta penerima Kartu Prakerja sebagaimana yang sudah direncanakan oleh pemerintah. Itu artinya, tinggal tersisa kuota sebesar 1.723.189 penerima di sisa gelombang Kartu Prakerja.
Ketika dimintai keterangan terkait jumlah kuota sisa, Louisa belum mengkonfirmasi lebih lanjut. Lalu mengenai Kartu Prakerja gelombang 8, Louisa belum dapat memastikan tanggal pasti mengenai pembukaannya.
“Akan segera kami umumkan untuk gelombang selanjutnya,” ujarnya kepada Ayojakarta, Senin (7 September 2020).
Kemudian, kapan pengumuman penerima Kartu Prakerja gelombang 7 setelah resmi ditutup hari ini? "Pengumuman penerimaan biasanya memakan waktu 3 hari setelah penutupan pendaftaran," kata Louisa saat dikonfirmasi oleh Ayojakarta, Senin (31 Agustus 2020).
Dengan mengacu pernyataan tersebut, prakerja gelombang 7 diperkirakan akan mengumumkan hasilnya pada Kamis, 10 September 2020. Nantinya, 800 ribu peserta yang lolos akan mendapatkan insentif dengan total nilai Rp3,55 juta.
Adapun rinciannya, Rp1 juta untuk biaya pelatihan, Rp600 ribu per orang per bulan untuk insentif pascapelatihan yang akan diberikan selama empat bulan atau totalnya mencapai Rp2,4 juta. Sisanya sebesar Rp150 ribu merupakan insentif survei.
Secara keseluruhan, pemerintah mengalokasikan anggaran untuk program kartu prakerja sebesar Rp20 triliun hingga akhir tahun.