TEBET, AYOJAKARTA.COM – Penambahan kasus baru Covid-19 di Indonesia selama 24 jam sampai dengan 2 September 2020 pukul 12.00 WIB tercatat sebanyak 3.075 kasus. Sementara itu jumlah suspek mencapai 81.757 dengan jumlah yang diperiksa sebanyak 31.001 spesimen.
Penambahan 3.075 kasus baru tersebut menjadikan akumulasi kasus positif Covid-19 sejak pasien pertama diumumkan pemerintah pada 2 Maret berjumlah 180.646 kasus. Dari angka tersebut, sebanyak 129.971 kasus sembuh, dan sebanyak 7.616 orang meninggal.
Penambahan sebanyak 3.075 kasus merupakan kali ketiga jumlah kasus harian Covid-19 di Indonesia bertambah di atas angka 3.000-an. Pertama kali terjadi pada 28 Agustus sebanyak 3.003 kasus dan 29 Agustus sebanyak 3.308 kasus yang sekaligus merupakan rekor tertinggi sejak pertama kali pasien Covid-19 diumumkan pemerintah.
Kemarin, jumlah kasus aktif di Indonesia masih lebih baik dibandingkan dengan rata-rata dunia, dilihat per 1 September 2020. Di Indonesia jumlahnya 42.009 kasus dengan persentase 23,7%, sementara rata-rata dunia berada di angka 26,6%.
Hal yang sama juga terdapat pada tingkat kesembuhan yang mencapai 128.057 kasus atau 72,1%. Angka ini lebih baik dan masih diatas rata-rata dunia sebesar 69,97%.
Tingkat kesembuhan daerah dengan persentase kesembuhan tertinggi berada di Sulawesi Tengah (90,78%), Kep. Bangka Belitung (90,79%), Nusa Tenggara Timur (88,14%), Gorontalo (86,87%) dan Bali (85,76%).
“Persentase kesembuhan terendah yang pertama Aceh (15,38%), Jambi (49,34%), Bengkulu (53,06%), Riau (55,49%) dan Jawa Barat (55,81%). Ini (kesembuhan) harus ditingkatkan," ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, saat jumpa pers di Kantor Presiden, Selasa 1 September 2020.