Nasional

Kuota Penerima Kartu Prakerja Sudah 50 Persen Lebih dari Target, Pendaftaran Diprediksi Tinggal 4 Gelombang

Oleh: Admin Senin 31 Agu 2020, 18:26 WIB
ilustrasi Kartu Prakerja/ ist

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Pemerintah memiliki rencana akan membuka pendaftaran program kartu prakerja hingga 34 gelombang pada tahun 2020. Proses pendaftaran sudah dimulai sejak 11 April 2020 dan direncanakan akan selesai pada November nanti.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani. Dia mengatakan pemerintah menargetkan peserta program kartu prakerja sebanyak 5,6 juta.

Setiap gelombang, kata Sri Mulyani, awalnya ditargetkan ada 164.000 peserta. “Pendaftaran akan dibuka per batch setiap minggu dimulai 11 April hingga November 2020. Total aka nada 34 batch (gelombang),” kata Sri Mulyani, Rabu (13/5/2020).

AYO BACA : Resmi Ditutup, Ini Jumlah Pendaftar Kartu Prakerja Gelombang 6

Namun, rupanya kuota penerima pada gelombang 1 hingga 6 tidak sama. Jika diakumulasi, hingga gelombang 6, setidaknya sudah dan akan ada 3.076.811 orang yang menerima bantuan dari kartu prakerja. Jumlah tersebut sudah melebihi dari separuh yang ditargetkan.

Adapun, gelombang 1 sebanyak 164.000 penerima, gelombang 2 sebanyak 288.154 penerima, gelombang 3 sebanyak 224.657 penerima, gelombang 4 sebanyak 800.000 penerima, gelombang 5 sebanyak 800.000 penerima, dan gelombang 6 sebanyak 800.000 penerima.

Head of Communications Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu mengatakan, hingga penutupan gelombang 6 pada hari ini (31/8/2020), masih ada kuota sebesar 2,6 juta lagi dari total 5,6 juta penerima kartu prakerja nantinya.

AYO BACA : Kartu Prakerja Gelombang 6 Ditutup Siang Ini, Ini Tips Supaya Lolos!

Hal tersebut nampaknya akan terjadi perubahan dari rencana awal pemerintah yang akan membuka hingga 34 gelombang . Lebih lanjut, Louisa membeberkan rencananya sendiri.

“Kalau kami bisa mempertahankan kuota 800.000 per gelombang seperti yang sudah terjadi sejak gelombang 4, maka masih ada 4 gelombang lagi untuk menggenapkan kuota total,” jelasnya saat dikonfirmasi Ayojakarta, Senin (31/8/2020).

Nantinya, para penerima kartu prakerja berhak mendapatkan insentif dengan total mencapai Rp 3,55 juta. Adapun rinciannya, Rp 1.000.000 untuk biaya pelatihan, Rp 600.000 per orang per bulan untuk insentif pascapelatihan.

Jumlah sebesar Rp 600.000 akan diberikan selama empat bulan atau totalnya mencapai Rp 2,4 juta. Sisanya sebesar Rp 150.000 merupakan insentif survei setelah melakukan pelatihan.

AYO BACA : Sudah Daftar Belum? Program Kartu Prakerja Gelombang 6 Tutup Siang Ini, Lho!

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati