Nasional

Januari 2021, Indonesia Siap Disuntik Vaksin Covid-19

Oleh: Admin Selasa 25 Agu 2020, 19:42 WIB
Presiden Joko Widodo di Posko Penanganan Covid-19, Provinsi Aceh, Banda Aceh, Selasa (25/8/2020)/dok: setneg.go.id

TEBET, AYOJAKARTA.COM Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut vaksinasi Covid-19 terhadap masyarakat di Indonesia bakal mulai dilaksanakan pada Januari 2021. Hal ini disampaikannya saat melakukan kunjungan ke Provinsi Nangroe Aceh Darusalam.

“Saya harapkan, Insyaallah Januari kita sudah mulai vaksinasi,” kata Jokowi meninjau posko penanganan Covid-19 di Provinsi Aceh yang ditayangkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (25/8/2020).

Kepastian tersebut dikatakan Jokowi setelah Indonesia berhasil bekerja sama dengan negara lain seperti Uni Emirat Arab dan Tiongkok. Dari kerja sama itu, Jokowi menyebut bahwa Indonesia telah mengantongi komitmen pengadaan 290 juta dosis vaksin yang diharapkan dapat diproduksi di Indonesia maupun luar negeri.

AYO BACA : UPDATE HARIAN COVID-19: Nasional Bertambah 2.447 Kasus, DKI Jakarta 637 Kasus (25 Agustus)

Namun, sambil menunggu Januari 2021, Jokowi meminta masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan demi mencegah penularan Covid-19.

Presiden Jokowi, Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Kapolda Aceh hingga Pangdam terus mengingatkan masyarakat agar tertib dan disiplin selama belum ada vaksin dan ancaman virus tersebut masih terus terjadi.

“Ini yang harus diulang terus betapa sangat bahaya kalau kita tidak pakai masker. Kalau kita berkerumun dalam jumlah banyak. Kedisiplinan menjadi faktor sebelum vaksin nanti dilakukan,” ujar Jokowi.

AYO BACA : Klaster Baru di Bekasi, Ratusan Karyawan Pabrik LG di Bekasi Positif Covid-19

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan, Indonesia telah mengamankan jutaan dosis vaksin Covid-19. Menurutnya, pada 2020 ini Indonesia telah berhasil mengamankan vaksin sebanyak 20 juta hingga 30 juta dosis vaksin.

“Untuk 2020 yang sudah dapat disecure 20 juta sampai dengan 30 juta. Kemudian untuk 2021, yang sudah dapat kita secure 290 juta sampai dengan 340 juta dosis,” kata Retno dalam konferensi pers di akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (24/8/2020).

Kepastian mengenai jumlah vaksin tersebut didapat setelah Retno bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melakukan kunjungan ke China dan Uni Emirat Arab beberapa waktu lalu.

Dalam kunjungan itu, Menlu mengatakan pemerintah menargetkan adanya kerja sama untuk memenuhi kebutuhan vaksin di masyarakat.

“Kami melihat hasil kunjungan tersebut sangat baik dan bahkan melebihi harapan kita semula,” ujarnya.

AYO BACA : 238 KARYAWAN LG ELECTRONICS POSITIF COVID-19: Awal Mula, Karyawan Meninggal Positif Covid-19

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono