TASIKMALAYA, AYOJAKARTA.COM -- Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Garut (Uniga) diisi dengan kegiatan berbagi kuota internet kepada siswa di RT 01/ RW 01 Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya.
Tidak hanya berbagi kuota internet, mahasiswa ini juga membantu siswa belajar, dan mengerjakan tugas sekolah.
"Saya beserta ketiga teman saya, memang bukan dari jurusan keguruan. Namun kami mencoba membantu siswa belajar. Termasuk, berbagi kuota internet saat siswa harus belajar daring," kata perwakilan Mahasiswa Uniga Tina Trianika, Rabu (12/8/2020).
Tina menambahkan, ia sengaja memilih program pendidikan dalam KKN ini, karena melihat kondisi yang terjadi saat ini. Terutama kesulitan orang tua, dan siswa saat harus belajar dan mengerjakan tugas.
"Orang tua banyak yang mengeluh kesulitan membantu mengerjakan tugas anak. Mungkin yang mereka urus banyak. Belum lagi untuk kebutuhan kuota yang cukup besar. Di masa sulit seperti ini, hal tersebut berat bagi orang tua," tambah Tina.
Tina berharap melalui kegiatan KKN ini, mampu memberikan kontribusi positif, terutama membantu di bidang pendidikan bagi anak. Tina juga mengatakan, saat belajar daring di rumah, tidak hanya permasalahan kuota yang dihadapi orang tua, namun kondisi anak juga sulit diatur.
"Mudah- mudahan bermanfaat, dan mudah- mudahan pandemi ini segera berlalu. Kasihan, anak- anak sudah rindu suasana belajar di sekolah," harap Tina.
Kegiatan berbagi kuota dan belajar bersama dalam KKN Mahasiswa ini, diikuti oleh siswa SD dan SMP. Dalam pelaksanaannya, peserta termasuk Mahasiswa, tetap menerapkan protokol kesehatan, dengan memakai masker, dan cuci tangan.
"Mudah- mudahan tidak hanya saat KKN saja, kegiatan membantu siswa belajar di rumah ini bisa dilakukan lagi," harap Tina.
Radit (12) siswa salah satu SD yang mengikuti kegiatan ini juga merasa senang. Bocah yang baru duduk di kelas 6 SD ini, merasa terbantu dalam mengerjakan tugas sekolahnya.
"Seneng, tugasnya selesai. Kalau di rumah susah, ibu kadang ga bisa ngerjain," kata Radit.(Dede Nurhasanudin)