BANDUNG, AYOJAKARTA.COM - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus membeberkan, pasien positif Covid-19 di Sekolah Calon Perwira TNI AD (Secapa) Bandung kini tingal 5,2%, atau sekira 67 orang.
Nefra menyebut, angka kesmebuhan yang sudah dikonfirmasi sebanyak 1.241 orang atau 94,8%. Awalnya, ada total 1.308 pasien positif Covid-19 di Secapa TNI AD.
AYO BACA : Sudah Ada 7.714 Pasien Sembuh dari Corona di RSD Kemayoran
"Hasil pemeriksaan PCR laboratorium uji usap lanjutan pasien di Secapa TNI AD sejak Sabtu (8/8/2020) hingga Minggu ini, ada 4 pasien lagi yang dinyatakan negatif Covid-19," kata Nefradalam keterangan tertulisnyadi Jakarta, Minggu (9/8/2020).
"Dengan semakin bertambahnya pasien Covid-19 yang sembuh membuktikan bahwa penanganan pasien Covid-19 di kelompok Secapa TNI AD semakin memperlihatkan kabar menggembirakan," katanya.
AYO BACA : Kabupaten Bogor Tambah 4 Kasus Baru Covid-19
Adapun terkait dengan donor darah untuk terapi plasma convalesence terkait penanganan Covid-19 hingga saat ini bertambah menjadi 46 orang.
"Pagi ini tiga perwira mantan Secapa TNI AD mendonorkan plasma darahnya di RSPAD, sehingga total perwira mantan siswa Secapa TNI AD pendonor terapi plasma convalesence berjumlah 46 orang," ucap Nefra.
Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal Covid-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI, baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp: 081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119.
Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.
Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.
AYO BACA : Ada Kasus Covid-19, CFD Pemuda dan RA Fadillah Jaktim Dihentikan