Nasional

4.930 Keluarga Terdampak Banjir Bandang di Luwu Utara

Oleh: Admin Selasa 14 Jul 2020, 21:22 WIB
Banjir bandang di Luwu Utara Sulawesi Selatan/ instagram

LUWU UTARA, AYOJAKARTA.COM - Sebanyak 4.930 keluarga terdampak banjir di enam Kecamatan di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, yang menerjang pada Senin (13/7/2020), sekitar pukul 19.00 waktu setempat. Setidaknya ada 10 orang yang dinyatakan meningal dunia, 10 lagi berhasil diselamatkan, dan 46 orang lainnya masih dalam pencarian.

Enam kecamatan yang 'disapu' air bah tersebut yakni Kecamatan Masamba, Sabbang, Baebunta, Baebunta Selatan, Malangke dan Malangke Barat.

"Kesepuluh korban luka-luka tersebut dirujuk ke RSUD Masamba," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencaan BNPB Raditya Jati, Selasa (14/7/2020).

Dari kejadian ini, ribuan rumah di enam kecamatan tersebut juga terendam banjir. Terakhir, PLN masih melakukan perbaikan jaringan listrik sejak pagi tadi, yang terputus akibat banjir.

Kendala yang dihadapi petugas di lapangan ialah akses jalan provinsi yang tertimbun lampur pasca banjir. Sehingga, akses jalan menuju pos komando utama dan lokasi terdampak tertutup.

"Personel di lapangan harus memutar sejauh 10 km dalam mengakses lokasi terdampak. Saat ini hanya provider XL yang dapat digunakan masyarakat setempat," terangnya.

Menurut BPBD Kabupaten Luwu Utara, banjir dipicu oleh salah satu hujan dengan intensitas tinggi.

"Debit air hujan mengakibatkan Sungai Masamba, Rongkang dan Sungai Rada meluap sehingga terjadi banjir bandang," kata dia.

Diketahui, pada Kamis (9/7/2020) lalu, wilayah Kabupaten Luwu, Sulsel juga terdampak banjir. Waktu itu, ada 2.970 keluarga yang terdampak.

Enam kecamatan yakni Kecamatan Larompong, Larompong Selatan, Suli, Bua, Suli Barat dan Ponrang terdampak banjir dalam kejadian itu. Tak hanya merendam perumahan dan bangunan publik lain, genangan air juga merusak lahan sawah dan kebun milik warga.

Kabupaten Luwu Utara termasuk wilayah yang memiliki bahaya kategori sedang hingga tinggi untuk bencana banjir bandang. Sebelas kecamatan berada pada kategori tersebut dengan jumlah populasi terpapar bahaya banjir bandang mencapai 23.402 jiwa.

Di Provinsi Sulawesi Selatan terdapat 22 Kabupaten dan Kota yang berada pada kategori sedang hingga tinggi untuk potensi bencana banjir bandang. Jumlah populasi pada wilayah itu mencapai 281.724 jiwa.

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati