Nasional

Dua Klaster Baru Bikin Angka Reproduksi Corona Jabar Meningkat

Oleh: Admin Senin 13 Jul 2020, 19:04 WIB
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/ instagram

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM - Temuan kasus baru di klaster Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat  (Secapa) hingga 1.280 orang membuat angka reproduksi virus corona (Rt) meningkat signifikan. Belum lagi, ditambah dengan kasu yang ditemukan di Pusat Pendidikan Polisi Militer (Pusdikpom) Cimahi hingga 101 kasus.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, sebelum klaster tersebut muncul, Rt selalu stabil pada posisi 1. Namun pasca kejadian di dua klaster tersebut muncul, Rt menjadi 1,73. Artinya, virus corona yang ada dalam tubuh pasien positif mampu menularkan ke hampir dua orang.

"Hal ini berpengaruh pada angka reproduksi Covid-19 kita dalam 2 minggu terakhir jadi kurang baik, ada di angka 1,73. Ini pertama kali Jabar angka reproduksinya melewati angka 1," kata Ridwan Kamil dalam konferensi pers di Makodam III Siliwangi Bandung, Senin (13/7/2020).

AYO BACA : Pasien Sembuh dari Covid-19 di Kota Bogor Bertambah 5

Saat ini, kedua klaster tersebut telah diisolasi dan warga di dalamnya telah menjalani tes deteksi corona.

"Selama 2 hari terakhir pelaporan kasus sudah di bawah 100 lagi, seperti pola yang sudah kita pahami. Lonjakan yang pernah 900 kasus itu anomali, sudah kita lewati," ungkapnya.

"Angka reproduksi Covid-19 kit insyaallah bisa dikendalikan lagi menjadi di bawah 1," jelasnya.

AYO BACA : UPDATE CORONA INDONESIA 13 JULI: Pasien Positif Covid-19 Bertambah 1.282

Selain itu, ia mengatakan, mulai minggu ini status level kewaspadaan Covid-19 di seluruh kota/kabupaten di Jabar akan mengikuti standar yang ditetapkan Gugus Tugas Covid-19 nasional.

"Yang tadinya merah, kuning, biru hijau akan bergeser menadi merah, oranye, kuning dan hijau. Sehingga hari ini belum ada pengumuman status terkait level kewaspadaan. Masih proses translasi," ungkapnya. (Nur Khansa Ratnawati)

 

Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal Covid-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI, baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp:  081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119.

Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.
 
Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.

AYO BACA : Sudah 1.631 PDP di Jabar Meninggal Dunia

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati