Nasional

Belajar Daring, Ini yang Perlu Diperhatikan

Oleh: Admin Rabu 01 Jul 2020, 17:25 WIB
ilustrasi belajar di rumah/ Republika

SEMARANG, AYOJAKARTA.COM - Pembelajaran daring yang akan diterapkan dalam tahun ajaran baru, harus tetap bisa menjamin pelaksanaan belajar mengajar secara optimal.

Hal tersebut disampaikan oleh Pakar Pendidik Ngasbun Egar. Menurutnya, jangan sampai ada dalih karena pembelajaran dilaksanakan daring maka hasil pembelajaran tidak maksimal.

"Untuk optimalisasi pembelajaran daring, ada sejumlah hal yang harus mendapat perhatian serius dari sekolah dan guru, terutama terkait ketersediaan sarana, kemampuan guru dan siswa dalam menggunakan, keterjangkauan, akses, dan kepraktisan," ujarnya, Rabu (1/7/2020).

AYO BACA : Psikologi Kreatif Dibutuhkan Atasi Stres Ibu Rumah Tangga di Tengah Pandemi

Ngasbun menambahkan, jika sekolah perlu memastikan bahwa semua guru memiliki literasi dan kompetensi yang memadai dalam menggunakan IT, khususnya terkait platform-platform atau aplikasi pembelajaran.

"Tentu ini sangat berpengaruh terhadap efektivitas pembelajaran yang dilaksanakannya secara daring tersebut. Jangan malah, masih ada guru yang gaptek teknologi," imbuhnya.

Lalu, pihak sekolah harus memastikan ketersediaan sarana pembelajaran daring sudah mendukung kegiatan belajar mengajar.

AYO BACA : Kenali Gejala Anemia Berat pada Anak

"Jika aga guru yang tidak memungkinkan melakukan pembelajaran dari rumah karena keterbatasan sarana, bisa melakukan tugas mengajarnya dari sekolah dengan memanfaatkan fasilitas sekolah," ucapnya.

Guru hendaknya menggunakan platform pembelajaran dari yang familiar khususnya bagi dirinya dan para siswanya. "Saya menyarankan guru untuk memilih platform yang paling compatible untuk smartphone, karena kebanyakan siswa sekarang menggunkan smartphone," katanya.

"Bahkan UNESCO juga menganjurkan pemakaian sarana seperti WhatsApp Group, dan lainnya. Yang penting memiliki keterjangkauan yang luas oleh seluruh siswa, mudah digunakan oleh guru dan siswa, dan sesuai dengan tujuan mata pelajaran yang bersangkutan," tambahnya.

Menurutnya, jika ada sebagian siswa yang tidak memiliki sarana di rumahnya atau akses yang kurang, perlu dicarikan solusi untuk mensikapinya.

"Terlebih bagi anak berkebutuhan khusus, maka perlu dicarikan solusi, misalnya dengan menyarankan belajar bersama temannya yang relative dekat tempat tinggalnya dan memiliki sarana yang memadai," katanya.  (Vedyana Ardyansah)

AYO BACA : Jaga Kesehatan Mental, Baca Berita Corona Cukup Sejam Sehari

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati