SEMARANG TENGAH, AYOJAKARTA.COM -- Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) juga menjadi perhatian Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah.
Kepala Ombusman RI Perwakilan Jateng, Siti Farida mencatat kurang lebih 75 aduan terkait PPDB 2020 yang masuk.
"Ada beberapa aduan teknis yang diadukan masyarakat. Lalu ada pula laporan dari masyarakat terkait soal zonasi serta jalur prestasi," ujarnya, Rabu (24/6/2020) dimuat Ayosemarang.com.
Siti Farida menambahkan, aduan dari masyarakat tersebut sudah disampaikan dalam rapat bersama dinas terkait. Tindak lanjutnya, Disdikbud Jateng mengeluarkan surat edaran terkait pedoman pelaksanaan verifikasi, validasi dan klarifikasi dokumen calon peserta didik pada PPDB.
"Untuk edaran itu keluar karena banyak laporan mengenai keabsahan SKD dan soal pembobotan prestasi berjenjang," jelasnya.
Menurut dia, beberapa sekolah bahkan sudah menerapkan persyaratan sebagai bentuk uji keapsahan untuk jalur prestasi dan zonasi. Verifikasi yang diterapkan pihak sekolah untuk meminimalisir kecurangan dalam pelaksanaan PPDB.
"Tentu itu menjadi fokus kami bersama pemerintah, karena jalur itu mempengaruhi penilaian dan peluang untuk masuk ke sekolah dalam pelaksanaan PPDB," ucapnya. (Dian Sampangan)