Nasional

Terapis Wanita Ditusuk dan Dibakar Pemakai Jasanya di Surabaya

Oleh: Admin Kamis 18 Jun 2020, 13:19 WIB
ilustrasi jenazah/ shutterstock

SURABAYA, AYOJAKARTA.COM - Seorang perempuan terapis 24 tahun bernama OW alias M menjadi korban pembunuhan pengguna jasanya saat melayani pijat dengan tawaran pijat plus. OW sebelumnya ditemukan tewas dalam kardus dengan kondisi hangus. Pelakunya ternyata adalah Yusron Virlanda (20), seorang mahasiswa.

PERINGATAN REDAKSI: isi artikel ini mengandung unsur kekerasan dalam peristiwa yang dijelaskan untuk menginformasikan detail modus yang digunakan dalam pembunuhan. Pembaca diminta bijak untuk mengantisipasi tindak pelaku kejahatan agar tetap waspada.

AYO BACA : Mayat Dalam Kardus di Surabaya, Polisi Amankan Pelaku dan Dalami Motif

Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo mengatakan, tewasnya terapis pijat dewasa tersebut akibat luka tusukan di leher sebanyak empat kali menggunakan belati. Penusukan tersebut dilakukan dengan posisi dibekap mulutnya. Tak berhenti di situ, tersangka Yusron juga membakar kaki kanan dan tangan kiri korban menggunakan kompor portabel.

Usai membunuh dan membakar OW, tersangka Yusron memasukkan jenazah OW ke dalam kardus bekas lemari es di rumahnya di Kelurahan Lidah Kulon Kecamatan Lakarsantri Surabaya. Pembunuhan ini menurut Hartoyo tergolong dalam pembunuhan sadis.

AYO BACA : Pembunuhan di Surabaya, Mayat Perempuan Ditemukan di Dalam Kardus dengan Luka Sayat

“Pelaku langsung bisa kita amankan dan diperiksa untuk melengkapi berkas perkara. Motifnya karena pelaku mengaku bahwa korban kesal tak dapat pelayanan memuaskan, sehingga pelaku mengambil jalan pintas dengan melakukan pembunuhan,” ujar Haryanto saat gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (17/6/2020).

Menurut pengakuan pelaku sendiri, ia melakukan aksi pembunuhan ini karena kesal dan diancam. Ia menghabisi korban dengan menggunakan sebilah pisau belati. Kemudian tangan kiri dan kaki kanan korban ia bakar.

Di tengah aksinya, ia tiba-tiba merasa kasihan kepada korban lalu menghentikannya sampai akhirnya tubuh korban ia taruh ke dalam kardus bekas kulkas. Pelaku juga mengaku mengenal korban melalui aplikasi Facebook dan negosiasi pelayanan pijat plus.

“Saya booking dia [korban] dengan harga Rp900 ribu pelayanan penuh. Perjanjiannya saya dipijat 1 jam 30 menit plus full servis. Tapi pijat baru 40 menit dia minta saya dilayani plus-plus. Baru oral eh berhenti dan minta uang bayaran sama tips Rp300 ribu lalu mengancam teriak. Ya saya bekap mulutnya, eh dia teriak makin kencang. Sampai akhirnya dia saya tusuk tiga sampai empat kali di bagian leher dan saya bakar,” terang pelaku, dikutip dari BeritaJatim.com -  dalam Suara.com, jaringan Ayojakarta.com.

Sebelum terungkap pelaku kasus pembunuhan itu, polisi mendapat laporan adanya temuan jenazah dalam kardus lemari es di rumah janda paruh baya anak dua di Kelurahan Lidah Kulon Kecamatan Lakarsantri Surabaya. Penemuan jenazah yang kini diketahui sebagai OW sebelumnya menggemparkan warga, lantaran jenazah yang memiliki tato di tubuhnya tersebut tewas dalam kondisi mengenaskan.

AYO BACA : Sering Ditegur, Pemuda Tusuk Pak RT hingga Tewas di Palmerah

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati